Menag: Presiden Prabowo Future Oriented, Mampu Membaca Tanda Zaman ke Depan

Selasa, 03 Februari 2026 - 18:23 WIB
loading...
Menag: Presiden Prabowo...
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok yang berorientasi ke masa depan atau future oriented serta mampu membaca tanda-tanda zaman dengan cepat. Hal itu disampaikan Nasaruddin saat membahas bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace.

Diketahui, Dewan ini merupakan bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk perdamaian Gaza. "Ternyata Bapak Presiden future oriented-nya itu dahsyat gitu ya,” ujar Nasaruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

“Dan kita bersyukur Bapak Presiden mampu membaca tanda-tanda zaman ke depan begitu cepat dan mudah-mudahan ini adalah jalan yang terbaik untuk bangsa kita karena posisi Indonesia itu kan sekarang ini sangat sangat-sangat penting," sambungnya.

Menag: Presiden Prabowo Future Oriented, Mampu Membaca Tanda Zaman ke Depan

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar

Baca juga: Ormas-Ormas Islam Tiba di Istana, BoP Gaza Akan Dibahas



Dia menilai langkah-langkah yang diambil Presiden Prabowo mengingatkannya pada Perjanjian Hudaibiyah yang dilakukan Rasulullah SAW. "Apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo, itu sebetulnya mengingatkan kita kepada, dulu ada Perjanjian Hudaibiyah yang dilakukan Rasulullah. Banyak sekali sahabat yang salah paham tapi setelah melihat hasilnya, Alhamdulillah ini yang terbaik ternyata untuk dunia Islam pada waktu itu ya," tuturnya.

Dia berharap, melalui doa para ulama dan masyarakat Indonesia, posisi Indonesia di dunia internasional semakin kuat. "Nah kita berharap semoga Bapak Presiden melalui doanya para ulama, doanya warga masyarakat, Indonesia akan semakin memiliki posisi penting dalam dunia internasional. Saya kira gitu," ujar dia.

Dia juga menegaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) selalu proaktif dalam mengartikulasikan pernyataan Presiden Prabowo kepada organisasi masyarakat Islam dan kalangan akademisi.

"Iya, bahkan kami proaktif ya. Kami kan punya 57 UIN se-Indonesia ya kan. Jadi memberikan menanggapi pernyataan Bapak Presiden beberapa waktu yang lalu, kita langsung adakan empat seminar ya. Jadi bagaimana menerjemahkan, mengartikulasikan, statement Bapak Presiden waktu di PBB. Seminar internasional kita undang pembicara pakar-pakar dari Amerika dan juga wartawan dari Palestina yang senior itu, terkenal itu ya," ujar Nasaruddin.

Dia menyebutkan bahwa berbagai seminar juga digelar di sejumlah daerah untuk menerjemahkan pernyataan Presiden Prabowo kepada masyarakat luas. Hasil dari seminar tersebut kemudian dirangkum dalam bentuk makalah ilmiah.

"Kan saya kebetulan juga pernah ikut beberapa kali ya di pertemuan Bapak Presiden dengan terutama di Kepala Negara di Timur Tengah seperti di Saudi Arabia, di Jordan ya. Jadi kami tahu spirit-nya Bapak Presiden itu luar biasa ya. Dan itu kita mengartikulasikan kepada masyarakat, bahkan bukan hanya Indonesia ya, kami simpulkan dalam empat seminar internasional itu untuk mengartikulasikan statement Bapak Presiden di luar negeri itu dalam bentuk makalah-makalah ilmiah," jelasnya.

Menurut dia, hasil dari seminar-seminar tersebut dinilai sangat positif karena mampu meluruskan berbagai kesalahpahaman yang sempat muncul. "Dan ini saya kira hasilnya luar biasa ya. Banyak tadinya yang salah paham tetapi begitu membaca hasil seminar yang dikemukakan oleh para tokoh, para ulama, dan para pakar, akhirnya oh iya," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rekomendasi
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Berita Terkini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved