Masih Banyak Warga Kena Love Scam, PDIP: Perlindungan di Ruang Digital Masih Rapuh

Senin, 02 Februari 2026 - 19:42 WIB
loading...
Masih Banyak Warga Kena...
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Sarifah Ainun Jariyah menyoroti maraknya kasus love scam atau penipuan berkedok asmara yang kian meningkat di Indonesia maupun secara global. Foto: Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Sarifah Ainun Jariyah menyoroti maraknya kasus love scam atau penipuan berkedok asmara yang kian meningkat di Indonesia maupun secara global. Modus kejahatan ini memanfaatkan hubungan emosional palsu yang dibangun pelaku melalui aplikasi kencan dan media sosial hingga membuat korban rela mengirimkan uang dalam jumlah besar.

“Kejahatan seperti ini menegaskan perlindungan warga negara di ruang digital masih rapuh. Pelaku bisa bergerak bebas karena celah teknologi, identitas tidak jelas, dan sistem verifikasi yang belum kuat,” ujar Sarifah, belum lama ini.

Baca juga: Modus Love Scam Jerat Warga RI, Korban Rugi Nyaris Rp50 Miliar

Love scam merupakan modus kejahatan di mana pelaku berpura-pura menjalin hubungan romantis secara online, lalu memanipulasi emosi korban agar memberikan uang atau barang berharga. Modus ini kerap terjadi di aplikasi kencan, media sosial, hingga aplikasi percakapan seperti WhatsApp.

Pelaku biasanya menciptakan kedekatan secara bertahap melalui obrolan yang tampak hangat dan penuh perhatian. Dalam prosesnya, pelaku memanfaatkan kondisi psikologis korban, membangun ikatan yang seolah eksklusif, hingga korban merasa bergantung dan bersedia mentransfer uang demi menjaga hubungan tersebut.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sepanjang 2025 terjadi 3.494 kasus love scam dengan total kerugian mencapai Rp49,2 miliar. Dampaknya tidak hanya pada sisi finansial, tetapi juga pada kondisi mental dan psikologis korban yang kerap mengalami trauma dan rasa malu.

Salah satu kasus yang viral menimpa seorang dokter berinisial Via (nama samaran). Pada 2025, dia berkenalan dengan seorang pria melalui aplikasi kencan. Lima hari setelah match, pria tersebut mulai meminta bantuan dana dengan alasan darurat. Permintaan bermula dari pengisian pulsa, lalu berkembang menjadi transfer uang bertahap.

Dalam satu hari, Via melakukan 48 kali transaksi hingga tabungannya terkuras Rp220 juta, bahkan meminjam uang dari teman-temannya. Pelaku kemudian menghilang dan memblokir semua kontak. Meski sudah melapor ke polisi, pelaku belum berhasil dilacak.

Kasus love scam juga terbukti melibatkan sindikat internasional. Awal Januari 2026, Polresta Yogyakarta membongkar markas sindikat love scam internasional di Sleman.

Sindikat yang diduga terkait jaringan China ini beroperasi dengan kedok perusahaan PT ATSCY. Mereka merekrut ratusan operator dengan gaji hingga Rp8,5 juta per bulan untuk menipu korban asing melalui aplikasi kencan. Dengan struktur terorganisir, sindikat ini meraup omzet hingga Rp10 miliar per bulan.

Selain itu, Direktorat Jenderal Imigrasi juga membongkar sindikat serupa di Gading Serpong, Tangerang, yang melibatkan puluhan WNA asal China dan satu WNA asal Vietnam. Fakta ini menunjukkan bahwa romance scam merupakan kejahatan lintas negara yang terorganisir dengan baik.

Fenomena serupa juga terjadi di Amerika Serikat. Di sana, love scam sering menargetkan pria Amerika melalui obrolan online oleh pelaku asing, termasuk kelompok yang dikenal sebagai Yahoo Boys dari Ghana. Investigasi media setempat mengungkap kerugian korban mencapai jutaan dolar AS.

Sarifah mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tanda-tanda umum love scam seperti komunikasi yang terlalu cepat dan intens, profil yang terlihat terlalu sempurna, menghindari video call, hingga permintaan uang yang disertai tekanan emosional.

“Pesan buat masyarakat, kalau ada orang ganteng atau cantik di medsos yang belum pernah ketemu tapi sudah berani minjem duit itu bukan jodoh, itu penipuan, langsung blokir, jangan pakai perasaan!” tegasnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Rekomendasi
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved