Waketum Optimistis PSI sebagai Partai Jokowi Menjadi Kuat di 2029
Kamis, 29 Januari 2026 - 11:45 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman optimistis PSI sebagai Partai Joko Widodo (Jokowi) menjadi kuat di 2029. Foto/Dok PSI
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman optimistis PSI sebagai Partai Joko Widodo (Jokowi) menjadi kuat di 2029. Hal tersebut dikatakannya menanggapi sejumlah kader parpol lain ke PSI.
Menurut dia, banyak masyarakat meyakini Jokowi akan bergabung dengan parpol berlambang gajah tersebut menjelang pesta elektoral pada 2029. Hal ini disebutnya semakin dikuatkan dengan rencana kedatangan Jokowi saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, 29-31 Januari 2026.
Andy mengungkapkan, sebagian elemen masyarakat turut menilai PSI sebagai tempat Jokowi akan berjuang. “Optimisme PSI sebagai partai Jokowi akan menjadi kuat 2029. Mereka yang merupakan simpatisan dan pendukung Jokowi mulai melihat PSI sebagai rumah perjuangan Jokowi,” katanya kepada awak media, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Demi Syuting Film Ma Dong-seok dan Lisa BLACKPINK, Sejumlah Arus Lalin di Tangerang Dialihkan
Ia tak menampik fakta bahwa banyak kader parpol lain pindah ke PSI karena sosok Jokowi. "(Banyaknya kader parpol lain masuk PSI karena) Jokowi effect," tutur Andy.
Dia menuturkan, fenomena perpindahan parpol itu terjadi di daerah dengan pendukung Jokowi terbanyak. Misalnya, di Jawa Tengah.
Andy menyebutkan, PSI akan menguatkan kader lama mereka maupun kader yang baru pindah dari parpol lain melalui Rakernas 2026. "Melalui rakernas kami melakukan konsolidasi penguatan mesin partai," ucap Andy.
Diketahui, Ketum PSI Kaesang Pangarep mengungkapkan banyak kader Partai Golkar yang berpindah ke PSI. Sambil bercanda, Kaesang meminta izin kepada Ketum Golkar Bahlil Lahadalia soal perpindahan parpol tersebut.
Hal itu terjadi saat Kaesang memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Bali di Bali, Sabtu (24/1/2026). Kaesang awalnya memanggil kader PSI Bali yang merupakan mantan kader Golkar.
"Izin, Pak Ketum Bahlil, kader-kadernya merapat ke kami (PSI)," katanya.
Menurut dia, banyak masyarakat meyakini Jokowi akan bergabung dengan parpol berlambang gajah tersebut menjelang pesta elektoral pada 2029. Hal ini disebutnya semakin dikuatkan dengan rencana kedatangan Jokowi saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, 29-31 Januari 2026.
Andy mengungkapkan, sebagian elemen masyarakat turut menilai PSI sebagai tempat Jokowi akan berjuang. “Optimisme PSI sebagai partai Jokowi akan menjadi kuat 2029. Mereka yang merupakan simpatisan dan pendukung Jokowi mulai melihat PSI sebagai rumah perjuangan Jokowi,” katanya kepada awak media, Rabu (28/1/2026).
Baca juga: Demi Syuting Film Ma Dong-seok dan Lisa BLACKPINK, Sejumlah Arus Lalin di Tangerang Dialihkan
Ia tak menampik fakta bahwa banyak kader parpol lain pindah ke PSI karena sosok Jokowi. "(Banyaknya kader parpol lain masuk PSI karena) Jokowi effect," tutur Andy.
Dia menuturkan, fenomena perpindahan parpol itu terjadi di daerah dengan pendukung Jokowi terbanyak. Misalnya, di Jawa Tengah.
Andy menyebutkan, PSI akan menguatkan kader lama mereka maupun kader yang baru pindah dari parpol lain melalui Rakernas 2026. "Melalui rakernas kami melakukan konsolidasi penguatan mesin partai," ucap Andy.
Diketahui, Ketum PSI Kaesang Pangarep mengungkapkan banyak kader Partai Golkar yang berpindah ke PSI. Sambil bercanda, Kaesang meminta izin kepada Ketum Golkar Bahlil Lahadalia soal perpindahan parpol tersebut.
Hal itu terjadi saat Kaesang memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Bali di Bali, Sabtu (24/1/2026). Kaesang awalnya memanggil kader PSI Bali yang merupakan mantan kader Golkar.
"Izin, Pak Ketum Bahlil, kader-kadernya merapat ke kami (PSI)," katanya.
(rca)
Lihat Juga :