KPK Berharap Dapat Anggaran Besar untuk Beli Alat Canggih agar OTT Lebih Masif
Rabu, 28 Januari 2026 - 20:00 WIB
loading...
KPK berharap mendapatkan anggaran yang besar. Anggaran ini ditujukan untuk membeli alat canggih guna mempermudah lembaganya melakukan OTT. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) berharap mendapatkan anggaran yang besar. Anggaran ini untuk membeli alat canggih guna mempermudah melakukan Operasi Tangkap Tangan ( OTT ).
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Mulanya, Fitroh bicara hambatan paling besar yang dihadapi dalam melakukan OTT. Dia menyebut, salah satunya adalah alat yang dimiliki.
Baca Juga: KPK OTT di Pati, Tangkap Bupati Sudewo!
"Apa sih sebenernya hambatan paling besar yang di KPK selain tentang SDM yang kurang? Ya berikanlah kami alat yang canggih, supaya OTT tidak hanya satu sebulan," kata Fitroh.
Dia menyebut, peralatan yang ada saat ini kurang canggih. Bahkan, alat yang ada itu dikatakannya sudah ketinggalan zaman.
"Kurang canggih, Pak, kurang canggih. Ini sudah tidak up to date. Jadi kalau anggota Komisi III kasih anggaran besar buat beli alat, barangkali OTT (bisa) lebih masif," ujarnya.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Mulanya, Fitroh bicara hambatan paling besar yang dihadapi dalam melakukan OTT. Dia menyebut, salah satunya adalah alat yang dimiliki.
Baca Juga: KPK OTT di Pati, Tangkap Bupati Sudewo!
"Apa sih sebenernya hambatan paling besar yang di KPK selain tentang SDM yang kurang? Ya berikanlah kami alat yang canggih, supaya OTT tidak hanya satu sebulan," kata Fitroh.
Dia menyebut, peralatan yang ada saat ini kurang canggih. Bahkan, alat yang ada itu dikatakannya sudah ketinggalan zaman.
"Kurang canggih, Pak, kurang canggih. Ini sudah tidak up to date. Jadi kalau anggota Komisi III kasih anggaran besar buat beli alat, barangkali OTT (bisa) lebih masif," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :