Noel Ebenezer Bakal Ungkap Partai dan Ormas Terlibat Korupsi Sertifikasi K3, Ini Respons KPK
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB
loading...
Immanuel Ebenezer. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) yang menyebut ada partai dan ormas yang terlibat dalam korupsi sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). KPK menyebut seluruh keterangan di persidangan akan dianalisis.
"Setiap fakta yang terungkap dalam persidangan tentu akan dianalisis oleh JPU," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo , Kamis (22/1/2026).
Menurut Budi, tidak menutup kemungkinan fakta-fakta di persidangan menjadi bukti baru dalam pengembangan kasus itu. Budi pun turut meminta masyarakat untuk mengikuti perkembangan persidangan terlebih dulu.
Baca Juga: Noel Cs Didakwa Lakukan Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker hingga Rp6,5 Miliar
"Apakah kemudian bisa menjadi bukti-bukti baru untuk pengembangan perkara ini, kita sama-sama ikuti jalannya persidangan perkara ini," jelas Budi.
Sebelumnya, Noel mengatakan saat ini dirinya sudah diorkestrasi sebagai gembong koruptor. Sejalan dengan itu, ia menyinggung soal adanya keterlibatan partai dan ormas.
"Tapi ketika kita sudah diorkestrasi sebagai gembong koruptor, kita akan mengiyakan sebagai gembong koruptor. Yang jelas ada satu partai dan satu ormas yang terlibat langsung dalam permainan ini," ujar Noel, Senin (19/1/2026).
"Setiap fakta yang terungkap dalam persidangan tentu akan dianalisis oleh JPU," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo , Kamis (22/1/2026).
Menurut Budi, tidak menutup kemungkinan fakta-fakta di persidangan menjadi bukti baru dalam pengembangan kasus itu. Budi pun turut meminta masyarakat untuk mengikuti perkembangan persidangan terlebih dulu.
Baca Juga: Noel Cs Didakwa Lakukan Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker hingga Rp6,5 Miliar
"Apakah kemudian bisa menjadi bukti-bukti baru untuk pengembangan perkara ini, kita sama-sama ikuti jalannya persidangan perkara ini," jelas Budi.
Sebelumnya, Noel mengatakan saat ini dirinya sudah diorkestrasi sebagai gembong koruptor. Sejalan dengan itu, ia menyinggung soal adanya keterlibatan partai dan ormas.
"Tapi ketika kita sudah diorkestrasi sebagai gembong koruptor, kita akan mengiyakan sebagai gembong koruptor. Yang jelas ada satu partai dan satu ormas yang terlibat langsung dalam permainan ini," ujar Noel, Senin (19/1/2026).
(zik)
Lihat Juga :