Berkunjung ke Kediaman Dubes Jepang, Puti Soekarno: Pancasila Jadi Filosofi Masyarakat Jepang
Jum'at, 16 Januari 2026 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Puti yang juga Ketua DPP PDIP menuturkan nilai lain masyarakat Jepang yang juga dikagumi berkaitan dengan tradisi hidup selaras dengan alam. Gagasan ini sejalan dengan pemikiran panutannya yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang secara konsisten mengarusutamakan pentingnya merawat Ibu Pertiwi (Bumi), menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam sebagai tanggung jawab generasi terhadap generasi mendatang.
Dalam konteks itulah, bersama para kolega di Jepang, termasuk saat pertemuannya dengan Kaisar Jepang menyampaikan pentingnya transfer of knowledge, khususnya dalam penguatan riset dan kebijakan publik di bidang mitigasi bencana. Indonesia dan Jepang sama-sama negara kepulauan yang memiliki banyak kesamaan geografis antara lain potensi sumber daya kelautan hingga sama-sama berada di jalur bencana (ring of fire).
Pengalaman, teknologi, dan kebijakan Jepang dalam menghadapi bencana serta mengelola sumber daya kelautan merupakan pengetahuan berharga yang dapat disinergikan dengan kearifan lokal dan kapasitas Indonesia.
"Itu semua tak lepas dari pemikiran geopolitik Bung Karno menempatkan kerja sama ekonomi bukan sebagai alat dominasi melainkan sebagai sarana kesetaraan antarbangsa," kata Puti.
"Di sinilah saya melihat keunggulan Jepang berkaitan dengan penguasaan riset dan teknologi serta industri tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dipercaya turun-temurun. Nilai lain masyarakat Jepang yang juga saya kagumi berkaitan dengan tradisi hidup selaras dengan alam," tambahnya.
Dalam konteks itulah, bersama para kolega di Jepang, termasuk saat pertemuannya dengan Kaisar Jepang menyampaikan pentingnya transfer of knowledge, khususnya dalam penguatan riset dan kebijakan publik di bidang mitigasi bencana. Indonesia dan Jepang sama-sama negara kepulauan yang memiliki banyak kesamaan geografis antara lain potensi sumber daya kelautan hingga sama-sama berada di jalur bencana (ring of fire).
Pengalaman, teknologi, dan kebijakan Jepang dalam menghadapi bencana serta mengelola sumber daya kelautan merupakan pengetahuan berharga yang dapat disinergikan dengan kearifan lokal dan kapasitas Indonesia.
"Itu semua tak lepas dari pemikiran geopolitik Bung Karno menempatkan kerja sama ekonomi bukan sebagai alat dominasi melainkan sebagai sarana kesetaraan antarbangsa," kata Puti.
"Di sinilah saya melihat keunggulan Jepang berkaitan dengan penguasaan riset dan teknologi serta industri tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dipercaya turun-temurun. Nilai lain masyarakat Jepang yang juga saya kagumi berkaitan dengan tradisi hidup selaras dengan alam," tambahnya.
(jon)
Lihat Juga :