Guru Besar UIN: Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD Setback, Berpotensi Ciptakan Gerakan Sosial

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:56 WIB
loading...
Guru Besar UIN: Usulan...
Guru Besar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto menilai usulan kepala daerah dipilih melalui DPRD merupakan bagian dari kemunduran demokrasi di Indonesia. Foto/Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Guru Besar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto menilai usulan kepala daerah dipilih melalui DPRD merupakan bagian dari kemunduran demokrasi di Indonesia. Jika usulan ini direalisasikan, bukan tak mungkin akan menimbulkan gerakan sosial ekstraparlementer yang kuat.

Gun Gun menyatakan bahwa Indonesia telah mengambil satu langkah maju dengan menerapkan demokrasi secara langsung pasca reformasi 1998. “Sekarang jangan sampai ada keinginan untuk setback. Demokrasi mutar balik. Yaitu kembalinya pemilu ke DPRD. Pilkada ke DPRD," kata Gun Gun usai pengukuhannya sebagai Guru Besar di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Oleh karenanya, ia memandang bahwa demokrasi yang sekarang sudah berjalan dengan segala kelebihan dan kekurangannya, sebenarnya sudah berjalan di jalur yang tepat. Gun Gun tak ingin, masalah yang terjadi dalam pelaksanaan pilkada langsung justru dijadikan dasar untuk mengganti mekanismenya.

Baca juga: Polemik Pilkada lewat DPRD, Megawati: Rakyat Berdaulat jika Pemimpin Dipilih Langsung



"Bukan kemudian harus jadi satu legitimasi untuk mengembalikan pada skup kecil di mana kuasa itu dipergilirkan dari oleh untuk sedikit orang. Bayangkan kalau itu dipilih oleh DPRD," ujarnya.

Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengungkapkan tiga pilar penting dalam demokrasi elektoral diantaranya; Representativeness, competitiveness, dan citizenship. "Jadi kalau tiga hal ini hilang representativeness, citizenship, competitiveness maka sebenarnya ada yang disebut dengan demokrasi di titik nadirnya," tutur dia.

Untuk itu, Gun Gun meminta agar usulan mengembalikan pilkada dipilih DPRD harus dikaji ulang. Menurut dia, jika usulan ini terus bergulir, bukan tak mungkin suara-suara kritis masyarakat akan terus berkembang baik secara langsung maupun di media sosial.

Bahkan, jika suprastruktur dalam hal ini legislatif dan eksekutif abai dengan suara-suara kritis tersebut, tentu akan berpotensi terciptanya gerakan sosial ekstraparlementer. "Kan pengalaman di waktu-waktu kemarin seperti Agustus 2025 kita bisa melihat bagaimana gerakan ekstraparlementer itu bukan hanya ada di lapangan, tetapi itu resiprokal dengan apa yang terjadi di media sosial," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
11 Kepala Daerah Terjaring...
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras Ya!
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Reshuffle Kabinet Terbaru,...
Reshuffle Kabinet Terbaru, Murni karena Kinerja atau Politik?
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Dipimpin Legislator...
Dipimpin Legislator Muda, Perindo Muaro Jambi Bidik Fraksi di DPRD
Rekomendasi
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Lulusannya Berpotensi Besar Kerja di BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved