Kecam Keras Intervensi AS ke Venezuela, Megawati: Wujud Neokolonialisme dan Imperalisme Modern

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:14 WIB
loading...
Kecam Keras Intervensi...
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengecam keras aksi intervensi militer AS di Venezuela saat peringatan HUT ke-53 PDIP sekaligus pembukaan rangkaian Rakernas I di BCIS, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). Foto: PDIP
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengecam keras aksi intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela. Megawati menyebut langkah itu sebagai ancaman serius bagi kedaulatan bangsa-bangsa berdaulat.

Pernyataan Megawati disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai digelarnya peringatan HUT ke-53 PDIP sekaligus pembukaan rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga: Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat

Dalam forum ini, Megawati memberikan pidato politik secara tertutup. "Beliau menyampaikan sikap tegas PDIP terhadap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela, termasuk penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya melalui operasi Militer yang telah memicu kecaman internasional sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional," ujar Hasto mengutip pernyataan Megawati.

Dalam pidatonya, Megawati menilai tindakan agresi sepihak tersebut sangat mencederai semangat perdamaian dunia yang tertuang dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Tindakan tersebut merupakan wujud neokolonialisme dan imperalisme modern yang mengingkari piagam PBB dan prinsip dasar hubungan antarbangsa," katanya.

Presiden Ke-5 RI itu juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam melawan segala bentuk penjajahan sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.

"Jadi pada kesempatan tersebut Ibu ketua umum juga mengingatkan bagaimana Indonesia pada tahun 1955 telah menjadi pelopor suatu gerakan dekolonialisasi yang pertama melalui KAA di Bandung," ujar Hasto.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Rekomendasi
Desain Jersey Karya...
Desain Jersey Karya G-Dragon Tuai Pujian di Piala Dunia 2026, Sentuhan Streetwear Korea Jadi Sorotan
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved