Prabowo: MBG Jawaban Negara Atas Masalah Gizi Anak Indonesia
Jum'at, 09 Januari 2026 - 11:11 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program MBG jawaban negara atas masalah gizi anak Indonesia. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis yang dilandasi kepedulian negara terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Prabowo mengungkapkan berbagai kajian menunjukkan persentase anak Indonesia mengalami kekurangan gizi mencapai lebih dari 20 hingga 30%.
“Itu yang jelas dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal. Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makan mereka hanya nasi dengan daun-daun,” kata Prabowo dalam taklimat awal tahun, dikutip Jumat (9/1/2026).
Menurut Prabowo, dari kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk melakukan intervensi langsung dan terukur demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa melalui Program MBG. Prabowo menjelaskan Program MBG yang telah berjalan tepat satu tahun lalu telah berhasil menjangkau 55 juta penerima manfaat.
Baca juga: Prabowo: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tak Bergantung Bangsa Lain!
“Hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat, 55 juta, 55 juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari dan termasuk ibu-ibu hamil. Ini sesuatu yang membanggakan juga,” ucapnya.
Meski demikian, Prabowo tidak menutup mata terhadap kekurangan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG tersebut. Namun, berdasarkan evaluasi objektif tingkat keberhasilan MBG mencapai angka 99%.
Lihat video: Prabowo Heran, Negara Begini Kaya tapi Banyak Rakyat yang Miskin?
“Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi, dan Alhamdulillah kita sudah mengatasi, dan kita sedang atasi terus. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi,” katanya.
Prabowo menegaskan pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan. Untuk itu, Presiden pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap yakin berada di jalan yang benar dalam memberantas kemiskinan dan menghilangkan kelaparan demi masa depan bangsa.
“Kita buktikan. Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikitpun gentar,” tandasnya.
“Itu yang jelas dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal. Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makan mereka hanya nasi dengan daun-daun,” kata Prabowo dalam taklimat awal tahun, dikutip Jumat (9/1/2026).
Menurut Prabowo, dari kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk melakukan intervensi langsung dan terukur demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa melalui Program MBG. Prabowo menjelaskan Program MBG yang telah berjalan tepat satu tahun lalu telah berhasil menjangkau 55 juta penerima manfaat.
Baca juga: Prabowo: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tak Bergantung Bangsa Lain!
“Hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat, 55 juta, 55 juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari dan termasuk ibu-ibu hamil. Ini sesuatu yang membanggakan juga,” ucapnya.
Meski demikian, Prabowo tidak menutup mata terhadap kekurangan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG tersebut. Namun, berdasarkan evaluasi objektif tingkat keberhasilan MBG mencapai angka 99%.
Lihat video: Prabowo Heran, Negara Begini Kaya tapi Banyak Rakyat yang Miskin?
“Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi, dan Alhamdulillah kita sudah mengatasi, dan kita sedang atasi terus. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi,” katanya.
Prabowo menegaskan pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan. Untuk itu, Presiden pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap yakin berada di jalan yang benar dalam memberantas kemiskinan dan menghilangkan kelaparan demi masa depan bangsa.
“Kita buktikan. Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikitpun gentar,” tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :