Pelarangan Makser Scuba dan Buff, KCI Harus Sosialisasi Masif

Rabu, 16 September 2020 - 14:12 WIB
loading...
Pelarangan Makser Scuba...
Wakil Ketua DPR Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku), Sufmi Dasco Ahmad menanggapi soal pelarangan penggunaan masker berbahan scuba dan buff di kereta api commuter line. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku), Sufmi Dasco Ahmad menanggapi soal pelarangan penggunaan masker berbahan scuba dan buff di kereta api commuter line karena berdasarkan penelitian, kedua jenis masker itu tidak terlalu efektif menangkal persebaran COVID-19 .

“Jadi memang menurut hasil penelitian masker scuba atau buff itu untuk bakteri atau virus, ketahanannya lebih rentan kalau menurut penelitian,” ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2020). (Baca juga: Masker Scuba atau Buff Dilarang di KRL, Satgas: Itu Hanya Satu Lapis dan Terlalu Tipis)

Namun, Dasco mengingatkan kepada PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk melakukan sosialisasi kebijakan ini secara masif ke masyarakat, mengingat banyak masyarakat yang menggunakan kedua jenis masker itu. Sehingga, masyarakat bisa menggunakan jenis masker yang dianjurkan saat menaiki KRL.

“Oleh karena itu, memang alam hal ini sosialisasi di kereta itu paling banyak dan padat. karena itu kebijakan yang diambil oleh kereta api dapat dimaklumi tetapi, KCI harus melakukan sosialisasi yang lebih banyak lagi di masyarakat supaya masyarakat mengetahui kalau menaiki kereta api harus menggunakan masker yang bukan masker skuba,” pintanya.

Selain itu, politikus Partai Gerindra ini menambahkan pemerintah juga harus menjamin ketersediaan masker yang dianjurkan di masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan kelangkaan masker. (Baca juga: Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Push Up dan Menghafal Pancasila)

“Terlebih lagi, pemerintah harus mencari jalan keluar bagaimana kesediaan dan ketersediaan masker di masyarakat,” kata mantan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR itu.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Sentuhan Kenyamanan...
Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
KRL Duri-Tangerang Gangguan,...
KRL Duri-Tangerang Gangguan, Penumpang Cemas
Rekomendasi
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved