Kementrans Salurkan 1.700 Paket Sembako Presiden ke Warga Kawasan Transmigrasi Barelang
Senin, 05 Januari 2026 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Mulai 2026, pemerintah juga akan melaksanakan Beasiswa Patriot, di mana para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan tinggi langsung dari kawasan transmigrasi, salah satunya di Tanjung Banun. Saat ini, Kementerian Transmigrasi tengah membangun Kompleks Mess Patriot yang dilengkapi fasilitas pendukung, antara lain:
- Modular Box (2 tower)
- Kolam renang standar olimpiade
- Gedung serba guna
Adapun 1.700 paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat transmigran Barelang terdiri atas:
- Tanjung Banun / Rempang Eco City sebanyak 227 paket;
- Kelurahan Rempang Cate sebanyak 392 paket; dan
- Kelurahan Sembulang: 1.081 paket.
“Sehingga hari ini, basis pembangunan transmigrasi bukan lagi basisnya itu lahan semata-mata, tetapi adalah kawasan. Basisnya adalah ekosistem. Sehingga negara tidak lagi sekedar memindahkan orang, tetapi membangun sistem ekonomi kawasan,” tambah Mentrans.
Kementerian Transmigrasi berharap bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa kepedulian terhadap warga transmigran tidak berhenti pada bantuan sosial, tetapi akan dilanjutkan melalui pelatihan, pemberdayaan ekonomi, serta penyediaan infrastruktur pendukung secara berkelanjutan.
“Transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan kawasan dan manusia secara utuh dan berkelanjutan,” demikian disampaikan dalam penutup kegiatan.
- Modular Box (2 tower)
- Kolam renang standar olimpiade
- Gedung serba guna
Adapun 1.700 paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat transmigran Barelang terdiri atas:
- Tanjung Banun / Rempang Eco City sebanyak 227 paket;
- Kelurahan Rempang Cate sebanyak 392 paket; dan
- Kelurahan Sembulang: 1.081 paket.
“Sehingga hari ini, basis pembangunan transmigrasi bukan lagi basisnya itu lahan semata-mata, tetapi adalah kawasan. Basisnya adalah ekosistem. Sehingga negara tidak lagi sekedar memindahkan orang, tetapi membangun sistem ekonomi kawasan,” tambah Mentrans.
Kementerian Transmigrasi berharap bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa kepedulian terhadap warga transmigran tidak berhenti pada bantuan sosial, tetapi akan dilanjutkan melalui pelatihan, pemberdayaan ekonomi, serta penyediaan infrastruktur pendukung secara berkelanjutan.
“Transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan kawasan dan manusia secara utuh dan berkelanjutan,” demikian disampaikan dalam penutup kegiatan.
(rca)
Lihat Juga :