Menko PMK Imbau Daerah Standby 24 Jam Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Selasa, 30 Desember 2025 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Pemantauan kondisi cuaca dan kesiapan sumber daya harus dilakukan secara berkelanjutan. "Di luar wilayah yang sedang terdampak bencana, saya sangat mengharapkan bapak ibu untuk terus waspada. Waspada memonitor kondisi cuaca, selalu standby menyiapkan kesiapsiagaan infrastruktur, personel, dan pasukan agar jika terjadi sesuatu kita bisa merespons sangat cepat," katanya.
Selain kesiapsiagaan internal daerah, Pratikno menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi antardaerah dalam penanganan bencana. Daerah yang tidak terdampak diminta terus memberikan dukungan nyata kepada wilayah yang tengah menghadapi bencana.
Dia menuturkan pemulihan pascabencana saat ini telah mencakup perbaikan infrastruktur dan distribusi logistik juga pemulihan konektivitas transportasi, jaringan telekomunikasi, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Dia juga menyoroti pentingnya percepatan pemulihan pelayanan pendidikan menjelang dimulainya semester baru pada awal Januari 2026.
Menko PMK mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi BMKG dan BNPB, serta memperkuat kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Dia juga mengajak masyarakat menunjukkan empati dan solidaritas kepada para korban bencana, termasuk dengan merayakan pergantian tahun secara sederhana.
"Di tengah situasi prihatin diimbau kepada masyarakat untuk rayakan tahun baru dengan cara sederhana, yang lebih bermakna, dengan doa bersama dan solidaritas untuk membantu saudara-saudara kita terdampak bencana," ucapnya.
Selain kesiapsiagaan internal daerah, Pratikno menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi antardaerah dalam penanganan bencana. Daerah yang tidak terdampak diminta terus memberikan dukungan nyata kepada wilayah yang tengah menghadapi bencana.
Dia menuturkan pemulihan pascabencana saat ini telah mencakup perbaikan infrastruktur dan distribusi logistik juga pemulihan konektivitas transportasi, jaringan telekomunikasi, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Dia juga menyoroti pentingnya percepatan pemulihan pelayanan pendidikan menjelang dimulainya semester baru pada awal Januari 2026.
Menko PMK mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi BMKG dan BNPB, serta memperkuat kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Dia juga mengajak masyarakat menunjukkan empati dan solidaritas kepada para korban bencana, termasuk dengan merayakan pergantian tahun secara sederhana.
"Di tengah situasi prihatin diimbau kepada masyarakat untuk rayakan tahun baru dengan cara sederhana, yang lebih bermakna, dengan doa bersama dan solidaritas untuk membantu saudara-saudara kita terdampak bencana," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :