Menko PMK Imbau Daerah Standby 24 Jam Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:21 WIB
loading...
Menko PMK Imbau Daerah...
Menko PMK Pratikno menegaskan pentingnya kesiapsiagaan ekstra seluruh daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah menjelang pergantian tahun. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya kesiapsiagaan ekstra seluruh daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah menjelang pergantian tahun. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah secara daring.

Dia menuturkan tantangan kebencanaan pada akhir tahun ini sangat berat. Selain masih berlangsungnya penanganan bencana di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan, potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia.

Baca juga: BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bencana Hidrometeorologi

"Peralihan tahun kali ini sungguh membutuhkan perhatian ekstra luar biasa bagi kita semua. Saya tahu bapak ibu semua bekerja tanpa libur, siaga 24 jam, selalu standby dan sigap merespons segala tantangan," ujar Pratikno, Selasa (30/12/2025).

Semua kepala daerah, BPBD bersama masyarakat melakukan orkestrasi kesiapsiagaan selama masa Nataru dan peralihan tahun. Ini tidak hanya berlaku bagi daerah yang saat ini terdampak bencana, tetapi juga bagi wilayah-wilayah lainnya yang berpotensi terdampak.

Pemantauan kondisi cuaca dan kesiapan sumber daya harus dilakukan secara berkelanjutan. "Di luar wilayah yang sedang terdampak bencana, saya sangat mengharapkan bapak ibu untuk terus waspada. Waspada memonitor kondisi cuaca, selalu standby menyiapkan kesiapsiagaan infrastruktur, personel, dan pasukan agar jika terjadi sesuatu kita bisa merespons sangat cepat," katanya.

Selain kesiapsiagaan internal daerah, Pratikno menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi antardaerah dalam penanganan bencana. Daerah yang tidak terdampak diminta terus memberikan dukungan nyata kepada wilayah yang tengah menghadapi bencana.

Dia menuturkan pemulihan pascabencana saat ini telah mencakup perbaikan infrastruktur dan distribusi logistik juga pemulihan konektivitas transportasi, jaringan telekomunikasi, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Dia juga menyoroti pentingnya percepatan pemulihan pelayanan pendidikan menjelang dimulainya semester baru pada awal Januari 2026.

Menko PMK mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi BMKG dan BNPB, serta memperkuat kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Dia juga mengajak masyarakat menunjukkan empati dan solidaritas kepada para korban bencana, termasuk dengan merayakan pergantian tahun secara sederhana.

"Di tengah situasi prihatin diimbau kepada masyarakat untuk rayakan tahun baru dengan cara sederhana, yang lebih bermakna, dengan doa bersama dan solidaritas untuk membantu saudara-saudara kita terdampak bencana," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Rustam Effendi Sebut...
Rustam Effendi Sebut Pratikno Terlibat di Kasus Ijazah Jokowi: Tolong Dicopot!
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Hakim Terseret Kasus...
Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Menko PMK: Proses Hukum di Polisi
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Urgensi Green Campus...
Urgensi Green Campus di Tengah Krisis Ekologis
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
Rekomendasi
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Berita Terkini
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Infografis
Putin Umumkan Gencatan...
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved