Pemerintah Berikan Alat Bantu Penyandang Disabilitas Terdampak Banjir Bandang di Sibolga
Senin, 22 Desember 2025 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Jonna Aman Damanik, mengapresiasi langkah Kementerian Sosial dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan penyandang disabilitas pascabencana.
“Kami mengapresiasi Kementerian Sosial dan pihak-pihak lain yang telah memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas. Pada prinsipnya, kami ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir melalui peran dan fungsi masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Panti Karya RBM Hephata HKBP Sibolga, Risma Siregar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kementerian Sosial kepada para penyandang disabilitas.
“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan ini. Bahkan sebelum kami menyampaikan isi lubuk hati kami, Bapak Menteri sudah menjawabnya. Dalam rangka mewujudkan masyarakat inklusif tahun 2030, para penyandang disabilitas perlu terus diberdayakan. Bapak dari Kementerian Sosial, kami dari umat Kristiani pelayan bidang sosial, kita bersama-sama melayani masyarakat,” tutur Risma.
Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, diharapkan kebutuhan dasar, pemulihan psikososial, serta keberlangsungan hidup penyandang disabilitas terdampak bencana dapat terpenuhi secara lebih optimal.
“Kami mengapresiasi Kementerian Sosial dan pihak-pihak lain yang telah memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas. Pada prinsipnya, kami ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir melalui peran dan fungsi masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Panti Karya RBM Hephata HKBP Sibolga, Risma Siregar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kementerian Sosial kepada para penyandang disabilitas.
“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan ini. Bahkan sebelum kami menyampaikan isi lubuk hati kami, Bapak Menteri sudah menjawabnya. Dalam rangka mewujudkan masyarakat inklusif tahun 2030, para penyandang disabilitas perlu terus diberdayakan. Bapak dari Kementerian Sosial, kami dari umat Kristiani pelayan bidang sosial, kita bersama-sama melayani masyarakat,” tutur Risma.
Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, diharapkan kebutuhan dasar, pemulihan psikososial, serta keberlangsungan hidup penyandang disabilitas terdampak bencana dapat terpenuhi secara lebih optimal.
(rca)
Lihat Juga :