Ajak Insan Pers Sebarkan Energi Positif, Seskab Teddy Ungkap Fakta Penanganan Bencana Sumatera Sejak Hari Pertama

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:04 WIB
loading...
Ajak Insan Pers Sebarkan...
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengajak insan pers berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyebarkan narasi positif terkait penanganan bencana di Sumatera. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengajak insan pers berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyebarkan narasi positif terkait penanganan bencana di Sumatera. Dia menilai dukungan media dengan pemberitaan yang membangun sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan dan menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat.

“Kita butuh kerja sama, kekompakan, energi positif. Kalau niat bantu, ayo sama-sama hibur warga, timbulkan optimisme, bikin senyum. Kita saling bantu, saling jaga, dan saling dukung,” ujar Teddy dalam keterangan persnya, Sabtu (20/12/2025).

Teddy mengungkapkan, sejak hari pertama bencana banjir bandang dan longsor melanda pada 26 November 2025, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah melakukan penanganan berskala nasional di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca juga: Seskab Teddy Dengar dan Catat Keluhan Emak-emak Pengungsi di Agam



Mobilisasi besar-besaran dilakukan dengan melibatkan lebih dari 50 ribu personel gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta para relawan. Teddy menepis anggapan bahwa pemerintah lambat merespons.

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bahkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Dikatakan, Presiden Prabowo tercatat telah tiga kali mengunjungi Aceh dan menyambangi enam kabupaten, dua kali ke Sumatera Utara, serta dua kali ke Sumatera Barat.

Sementara Wakil Presiden Gibran sudah dua kali meninjau lokasi terdampak. Meski di tengah proses muncul kritik dan masukan dari berbagai pihak, Teddy menyebut pemerintah langsung menindaklanjuti, salah satunya dengan membangun jembatan darurat yang berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu.

Presiden juga memimpin rapat koordinasi di Banda Aceh dengan menghadirkan hampir 15 menteri dan jajaran terkait, sekaligus meninjau daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi, seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Terkait polemik penetapan status bencana nasional, Teddy menegaskan bahwa sejak awal penanganan sudah dilakukan dengan pendekatan nasional, meski status tersebut belum ditetapkan secara formal. Ia juga membantah anggapan bahwa anggaran pusat tidak bisa digunakan tanpa status bencana nasional.

“Presiden sudah mengalokasikan anggaran hingga Rp60 triliun secara bertahap untuk hunian sementara, hunian tetap, hingga perbaikan fasilitas pemerintahan. Bahkan, 52 bupati dan wali kota langsung menerima dana cash sejak awal,” jelasnya.

Selain itu, lebih dari 100 unit armada udara dan laut serta sekitar 1.000 alat berat dari Kementerian PUPR telah dikerahkan untuk mendukung evakuasi, distribusi logistik, dan pemulihan infrastruktur.

Teddy mengakui penanganan belum sepenuhnya sempurna. Karena itu, ia mengajak semua elemen masyarakat, termasuk mereka yang memiliki pengaruh di ruang publik, untuk menyampaikan kritik secara bijak dan ikut membantu di lapangan demi percepatan pemulihan wilayah terdampak.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Rekomendasi
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Berita Terkini
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Infografis
1.847 Bencana Terjadi...
1.847 Bencana Terjadi Sejak Januari hingga Akhir Juni 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved