Bahlil Buka Rapimnas Partai Golkar, Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:18 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia seusai membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025 di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2025). Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025 di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2025). Bahlil menekankan komitmen partai dalam mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
"Kita harus komitmen mengawal keputusan Munas dan keputusan Munas itu mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran sampai selesai. Kapan selesainya? Tanya pada Bapak Presiden Prabowo dan sudah barang tentu kita harus rumuskan dengan mekanisme-mekanisme partai," ujar Bahlil dalam sambutannya.
Bahlil juga mengingatkan tentang sejarah lahirnya Partai Golkar agar semua kader tidak keluar dari khittah perjuangan Golkar dan tidak keluar dari koridor yang telah menjadi tujuan serta cita-cita mulia lahirnya Partai Golkar. Golkar lahir untuk mempertahankan ideologi Pancasila.
Baca Juga: Bahlil Tepis Isu Setnov Masuk Struktur Golkar
"Enggak ada partai di Republik ini yang proses kelahiran sejarahnya dilahirkan pendiri bangsa. Pikiran-pikiran besarnya pun didirikan, digagas oleh para pendiri bangsa. Enggak boleh satu kelompok tertentu merasa punya Partai Golkar ini, enggak boleh, apalagi keluarga tertentu, enggak boleh," tuturnya.
Kata Bahlil, yang bisa mengklaim Golkar ini punya siapa adalah seluruh rakyat Indonesia yang merasa bagian daripada keluarga besar. "Partai Golkar enggak boleh dijadikan sebagai partai untuk memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu. Partai Golkar harus kembali kepada khittah perjuangan untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan yang terbaik untuk rakyat," kata Bahlil.
Bahlil pun berpesan, melalui rapimnas ini diharapkan bisa meningkatkan kursi di Pemilu 2029 dan komitmen mengawal pemerintah sebagai bagian dari konsekuensi partai yang masuk dalam koalisi. Dia pun menyampaikan keinginannya agar semua kader Partai Golkar bersama-sama menjaga muruah partai.
"Mimpi saya cuma satu saja, bagaimana kita jaga marwah partai dan menaikkan kursi partai. Itu mimpi saya. Untuk itu saya akan mewakafkan diri saya, baik moril maupun materiil, untuk menghadapi siapa pun yang menahan laju tujuan partai ini," pungkasnya.
"Kita harus komitmen mengawal keputusan Munas dan keputusan Munas itu mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran sampai selesai. Kapan selesainya? Tanya pada Bapak Presiden Prabowo dan sudah barang tentu kita harus rumuskan dengan mekanisme-mekanisme partai," ujar Bahlil dalam sambutannya.
Bahlil juga mengingatkan tentang sejarah lahirnya Partai Golkar agar semua kader tidak keluar dari khittah perjuangan Golkar dan tidak keluar dari koridor yang telah menjadi tujuan serta cita-cita mulia lahirnya Partai Golkar. Golkar lahir untuk mempertahankan ideologi Pancasila.
Baca Juga: Bahlil Tepis Isu Setnov Masuk Struktur Golkar
"Enggak ada partai di Republik ini yang proses kelahiran sejarahnya dilahirkan pendiri bangsa. Pikiran-pikiran besarnya pun didirikan, digagas oleh para pendiri bangsa. Enggak boleh satu kelompok tertentu merasa punya Partai Golkar ini, enggak boleh, apalagi keluarga tertentu, enggak boleh," tuturnya.
Kata Bahlil, yang bisa mengklaim Golkar ini punya siapa adalah seluruh rakyat Indonesia yang merasa bagian daripada keluarga besar. "Partai Golkar enggak boleh dijadikan sebagai partai untuk memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu. Partai Golkar harus kembali kepada khittah perjuangan untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan yang terbaik untuk rakyat," kata Bahlil.
Bahlil pun berpesan, melalui rapimnas ini diharapkan bisa meningkatkan kursi di Pemilu 2029 dan komitmen mengawal pemerintah sebagai bagian dari konsekuensi partai yang masuk dalam koalisi. Dia pun menyampaikan keinginannya agar semua kader Partai Golkar bersama-sama menjaga muruah partai.
"Mimpi saya cuma satu saja, bagaimana kita jaga marwah partai dan menaikkan kursi partai. Itu mimpi saya. Untuk itu saya akan mewakafkan diri saya, baik moril maupun materiil, untuk menghadapi siapa pun yang menahan laju tujuan partai ini," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :