Wakil Ketua MPR Nilai Kampung Haji Beri Kenyamanan Psikologis untuk Jamaah Haji

Jum'at, 19 Desember 2025 - 21:51 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR Nilai...
Kampung haji akan membuat para jamaah haji Indonesia nyaman secara psikologis. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai positif keberadaan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Ia mengatakan Kampung Haji dapat memberikan kenyamanan psikologis untuk jamaah haji.

Menurut Hidayat, penginapan jamaah haji Indonesia di Makkah biasanya terpencar di beberapa wilayah. Dengan adanya Kampung Haji, maka jamaah haji Indonesia akan berada di lingkungan yang sama.

Dampaknya, banyak jamaah haji Indonesia, khususnya yang belum pernah bepergian ke luar negeri dan tidak memahami bahasa Arab, akan merasakan keamanan dan kenyamanan psikologis.

Baca Juga : Kampung Haji Bukti Kehebatan Diplomasi Indonesia di Kancah Internasional

"Karena mereka tak khawatir tersesat. Biasanya kasus yang sudah-sudah jamaah haji kerap tersesat saat menuju pemondokan yang terpencar-pencar," ujar Hidayat, Jumat (19/12/2025).

Selain itu, di tahun-tahun sebelumnya, banyak jamaah haji Indonesia yang meninggal saat di Makkah. Salah satu sebabnya karena sakit yang bisa jadi ada faktor keterlambatan penanganan di rumah sakit karena jarak yang jauh dari pemondokan.

Namun, dengan adanya Kampung Haji, pemondokan akan terintegrasi dengan rumah sakit di wilayah yang sama. Sehingga, memudahkan penanganan pemulihan kesehatan bagi jamaah yang sakit.

Selain itu, jika memang benar Kampung Haji berlokasi di Jabal Umar yang tidak jauh dari Masjidil Haram, memungkinkan jamaah untuk tidak kelelahan saat beribadah. Ini berbeda jika lokasi pemondokan jaraknya jauh dan terpencar.

Baca Juga : Legislator PKB Minta Pembelian Lahan Kampung Haji Dikelola Transparan

Dampak positifnya, kebugaran jamaah bisa lebih terjaga. Apalagi, nanti akan ada Bus Shalawat yang mengantar jemput jamaah dari dan menuju Masjidil Haram dari Kampung Haji.

Dampak positif lainnya, lokasi yang dekat Masjidil Haram itu memungkinkan penurunan biaya haji tanpa mengurangi pelayanannya. Apalagi, untuk menekan biaya itu diperlukan sistem sewa multiyears, bukan yang setiap tahun. Dengan sistem multiyears melalui Kampung Haji ini, otomatis biayanya bisa ditekan.

Terakhir, setelah musim haji yang memakan waktu kurang lebih tiga bulan usai, Kampung Haji bisa dimanfaatkan untuk jamaah umrah asal Indonesia. Apalagi, jamaah umrah Indonesia secara kuantitas sangat banyak, yakni bisa mencapai 1,8 juta orang per tahunnya.

Tentunya, ini berpotensi mendatangkan keuntungan bagi pemerintah Indonesia. Dengan catatan, lanjut Hidayat, pemerintah harus memastikan perawatan Kampung Haji dengan sangat baik.

Karena itu, lanjut Hidayat, MPR juga akan melakukan pengawasan proyek pembangunan dan operasional Kampung Haji. Hal ini sesuai dengan salah satu fungsi MPR selaku pengawas jalannya pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah.

Hidayat menegaskan, MPR sangat mendukung proyek pembangunan Kampung Haji yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Apalagi, proposal Kampung Haji telah mendapat sinyal positif dari Kerajaan Arab Saudi. "Semoga operasional Kampung Haji bisa segera direalisasikan," kata Hidayat.

Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi menjadi salah satu inisiatif strategis yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia.

Konsep kawasan terpadu ini dirancang melampaui fungsi penginapan, dengan menghadirkan layanan menyeluruh mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga fasilitas kesehatan dalam satu area.

Perhatian terhadap aspek kesehatan menjadi salah satu landasan utama lahirnya gagasan tersebut, seiring tingginya angka jemaah yang wafat saat pelaksanaan ibadah haji. Kehadiran fasilitas medis dan rumah sakit yang terintegrasi diharapkan memungkinkan penanganan darurat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.

Di sisi lain, proyek Kampung Haji yang didanai oleh Danantara juga diarahkan untuk mendorong efisiensi biaya penyelenggaraan haji. Selama ini, jemaah Indonesia tersebar di berbagai lokasi akomodasi dengan jarak yang cukup jauh dari Masjidil Haram.

Dengan konsolidasi layanan dalam satu kawasan, kebutuhan akomodasi, konsumsi, dan transportasi dapat dioptimalkan, sehingga beban biaya dapat ditekan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh para jemaah.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Wapres Gibran Sosialisasikan...
Wapres Gibran Sosialisasikan Program Kampung Haji saat Hadiri Haul Pendiri NU
Usai Hadiri Hari Buruh,...
Usai Hadiri Hari Buruh, Prabowo Panggil CTO Danantara ke Istana, Bahas Apa?
HNW: Revitalisasi OKI...
HNW: Revitalisasi OKI Sangat Penting untuk Kemerdekaan Palestina dan Pembebasan Masjid Al-Aqsa
MPR Kecam UU Hukuman...
MPR Kecam UU Hukuman Mati Israel Targetkan Tawanan Palestina: Pelanggaran HAM
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Pangkas Ratusan Entitas...
Pangkas Ratusan Entitas BUMN, Terobosan Rosan Roeslani Tuai Dukungan Akademisi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Rekomendasi
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Berita Terkini
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Penjara
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Infografis
Yordania Beri Bantuan...
Yordania Beri Bantuan untuk Warga Kristen yang Terkepung di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved