Delegasi Indonesia Raih Prestasi di Global Leadership Summit 2025 Bangkok

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:47 WIB
loading...
Delegasi Indonesia Raih...
Delegasi Indonesia berhasil meraih Piala dan Medali Award Global Innovation and Technology Leadership di Bangkok. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Delegasi Indonesia berhasil meraih Piala dan Medali Award Global Innovation and Technology Leadership. Penghargaan tersebut diraih dalam Forum Global Leadership Summit 2025 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada 14 Desember 2025.

Prestasi Delegasi Infonesia ini mendapat apresiasi internasional atas kontribusi signifikan negara dalam isu-isu global --terutama terkait Sustainable Development Goals (SDGs) dan stabilitas geopolitik kawasan.

Global Leadership Summit adalah sebuah program Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfokus pada pembahasan transformational Leadership, Leadership in Crisis, Ethical and Values -- Based Leadership dan Leading in Uncertainty and Al Era.

Baca juga: Joko Anwar Terima Penghargaan Chevalier dari Kemenbud Prancis, Fadli Zon: Kita Sangat Bangga

Ketua Delegasi Indonesia Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief yang meraih Award of Achievment pada event tersebut, mengatakan berbagai persiapan delegasi Indonesia dalam menghadapi forum kepemimpinan global ini sangat matang dan terstruktur.

"Kami datang dengan kesiapan yang sangat mapan. Poin-poin pesan kami mengenai kontribusi Indonesia terhadap Sustainable Development Goals disajikan dengan data dan pencapaian yang nyata dan faktual," katanya, Rabu (17/12/2025).

Menurut Sandy, Indonesia memainkan peran yang sangat baik dan strategis dalam upaya pencapaian tujuan-tujuan SDGs. "Kami menyoroti kemajuan signifikan dalam pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Ini adalah bukti komitmen kami terhadap Agenda 2030," katanya.

Baca juga: PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan

Sandy mengatakan, mendorong perspektif Indonesia yang konstruktif terkait stabilitas geopolitik kawasan. Indonesia menekankan pentingnya dialog, kerja sama dan sentralitas ASEAN dalam konteks menjaga perdamaian regional.

"Dalam menghadapi dinamika Geopolitik Kawasan, Indonesia selalu berpegang pada prinsip non-intervensi dan penyelesaian sengketa secara damai. Stabilitas kawasan adalah prasyarat utama untuk pembangunan berkelanjutan," kata Sandy.

Menurut Sandy, dalam Forum Global Leadership Summit 2025 yang dihadiri lebih dari 100 negara dengan berbagai latar belakang profesi seperti aktivis, pemimpin bisnis internasional, akademisi global dan praktisi kepemimpinan.

Karena itu, delegasi-delegasi dari berbagai negara menilai Indonesia tampil memukau dengan meraih Award Global Innovation and Technology Leadership 2025.

"Delegasi Indonesia Michael Angelo Langie berhasil prestasi dan menjadi kebanggaan bagi Indonesia atas raihan preatasi itu. Selain itu delegasi Indonesia juga mendapat penghargaan berupa Certificate of Honor Distinguished Emblem For Positibe Social Development yang diraih oleh Agustinus Tan, Ph.D," kata Sandy.

Mikhael, delegasi Indonesia yang meraih prestasi terbaik pada event itu menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memelihara perdamaian dan keamanan global. Menurut Mikhael, Global Security bukan hanya tanggungjawab pemerintah atau militer semata. Hal ini adalah tanggung jawab kolektif.

"Kami sebagai generasi muda harus menjadi penjaga perdamaian, mempromosikan toleransi, dan membangun jembatan antar budaya untuk memelihara perdamaian abadi. Tema-tema mengenai perdamaian dunia semuanya sudah ada di pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," katanya.

Menurut Mikhael, dinamika yang terjadi di forum Global Leader Summit 2025 sarat dengan berbagai kepentingan yang dibawa oleh berbagai delegasi dari seluruh dunia.

"Harapannya agar Indonesia menjadi pionir dalam memainkan peran regional maupun global untuk memelihara perdamaian, menjaga keamanan dan ketertiban, pentingnya persatuan dan kesatuan serta ketenangan sosial," kata Mikhael.

Kehadiran delegasi Indonesia di ajang GLS 2025 di Bangkok ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci di panggung global, yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan dan perdamaian dunia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Berkontribusi Ekosistem...
Berkontribusi Ekosistem Halal Global, Haikal Hassan Raih Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved