Profil Mayjen TNI Dody Triwinarto, Lulusan Akmil 1996 yang Ditunjuk Jadi Dansatgas PKH
Selasa, 16 Desember 2025 - 07:54 WIB
loading...
Dansatgas PKH Mayjen TNI Dody Triwinarto menjadi sosok sentral dalam pengembalian kawasan hutan. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Nama Komandan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Dansatgas PKH) Mayjen TNI Dody Triwinarto saat ini menjadi perhatian publik. Perwira Tinggi (Pati) TNI AD tersebut merupakan sosok sentral dalam operasi penyelamatan kawasan hutan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025, Satgas PKH mendapat tugas mengamankan kembali kawasan hutan negara. Kiprahnya dalam menjalankan tugas dinilai berhasil. Hingga kini, Satgas PKH telah berhasil mengamankan kembali sekitar 3,4 juta hektare dari target 4 juta hektare.
Terkait bencana di Sumatera, Mayjen TNI Dody Triwinarto baru-baru ini mengungkap ada 31 perusahaan teridentifikasi melakukan pelanggaran yang diduga menjadi penyebab bencana di Sumatera.
Baca juga: Satgas PKH Endus 31 Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Aceh-Sumatera
Rinciannya, sebanyak 9 perusahaan di Aceh, 8 perusahaan termasuk kelompok Pemegang Hak atas Tanah (PHT) di Sumatera Utara (Sumut), dan 14 perusahaan di Sumatera Barat (Sumbar).
Lalu siapa sebenarnya sosok Mayjen TNI Dody Triwinarto, berikut ini ulasannya.
Mayjen TNI Dody Triwinarto merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) 1996 dari kecabangan Infanteri (Raider), salah satu pasukan elite di Kostrad. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada 22 Desember 1974 ini merupakan perwira tinggi TNI AD yang memiliki karier militer cukup cemerlang.
Baca juga: KSAD Pimpin Sertijab 6 Jenderal TNI, Ada Pangdam hingga Danseskoad
Berbagai jabatan strategis di tubuh Angkatan Darat pernah diembannya, mulai dari Wadanyonif 100/Raider, kemudian Danyonif 700/Raider pada 2013-2014, dia kemudian dipercaya menjadi Dandim 1402/Polman pada 2015.
Setelah menduduki jabatan territorial, dia dipercaya menjadi Danbrigif 7/Rimba Raya pada 2016-2018. Lulusan SMAN 4 Medan ini kemudian diangkat menjadi Kainfolahtadam XVII/Cenderawasih pada 2019-2020. Kemudian Pamen Denma Mabesad (Sesko TNI) pada 2020—2021.
Kariernya terus meningkat, dia kemudian diangkat menjadi Asops Kasdam Jaya pada 2021-2022. Dia kembali dipercaya memimpin territorial sebagai Danrem 023/Kawal Samudera pada 2022—2023, lalu Danrem 132/Tadulako pada 2023-2024 hingga akhirnya diangkat menjadi Pa Sahli TK II Kasad Bidang Kamkonf Kamunal 2024 sampai sekarang sekaligus dipercaya menjadi Dansatgas PKH.
Selama meniti kariernya di militer, Mayjen TNI Dody Triwinarto memiliki sejumlah brevet bergengsi. Di antaranya, Brevet Kualifikasi Raider, Pin Alumni Sesko TNI, Brevet Para Madya TNI AD, Brevet Mobil Udara, dan Pin Alumni Seskoad. Dia juga memiliki brevet yang dari sejumlah negara antara lain, Master Parachutist Badge USA Army dan 1 RAR Parachutist Badge dari Royal Australian Army
Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025, Satgas PKH mendapat tugas mengamankan kembali kawasan hutan negara. Kiprahnya dalam menjalankan tugas dinilai berhasil. Hingga kini, Satgas PKH telah berhasil mengamankan kembali sekitar 3,4 juta hektare dari target 4 juta hektare.
Terkait bencana di Sumatera, Mayjen TNI Dody Triwinarto baru-baru ini mengungkap ada 31 perusahaan teridentifikasi melakukan pelanggaran yang diduga menjadi penyebab bencana di Sumatera.
Baca juga: Satgas PKH Endus 31 Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Aceh-Sumatera
Rinciannya, sebanyak 9 perusahaan di Aceh, 8 perusahaan termasuk kelompok Pemegang Hak atas Tanah (PHT) di Sumatera Utara (Sumut), dan 14 perusahaan di Sumatera Barat (Sumbar).
Lalu siapa sebenarnya sosok Mayjen TNI Dody Triwinarto, berikut ini ulasannya.
Mayjen TNI Dody Triwinarto merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) 1996 dari kecabangan Infanteri (Raider), salah satu pasukan elite di Kostrad. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada 22 Desember 1974 ini merupakan perwira tinggi TNI AD yang memiliki karier militer cukup cemerlang.
Baca juga: KSAD Pimpin Sertijab 6 Jenderal TNI, Ada Pangdam hingga Danseskoad
Berbagai jabatan strategis di tubuh Angkatan Darat pernah diembannya, mulai dari Wadanyonif 100/Raider, kemudian Danyonif 700/Raider pada 2013-2014, dia kemudian dipercaya menjadi Dandim 1402/Polman pada 2015.
Setelah menduduki jabatan territorial, dia dipercaya menjadi Danbrigif 7/Rimba Raya pada 2016-2018. Lulusan SMAN 4 Medan ini kemudian diangkat menjadi Kainfolahtadam XVII/Cenderawasih pada 2019-2020. Kemudian Pamen Denma Mabesad (Sesko TNI) pada 2020—2021.
Kariernya terus meningkat, dia kemudian diangkat menjadi Asops Kasdam Jaya pada 2021-2022. Dia kembali dipercaya memimpin territorial sebagai Danrem 023/Kawal Samudera pada 2022—2023, lalu Danrem 132/Tadulako pada 2023-2024 hingga akhirnya diangkat menjadi Pa Sahli TK II Kasad Bidang Kamkonf Kamunal 2024 sampai sekarang sekaligus dipercaya menjadi Dansatgas PKH.
Selama meniti kariernya di militer, Mayjen TNI Dody Triwinarto memiliki sejumlah brevet bergengsi. Di antaranya, Brevet Kualifikasi Raider, Pin Alumni Sesko TNI, Brevet Para Madya TNI AD, Brevet Mobil Udara, dan Pin Alumni Seskoad. Dia juga memiliki brevet yang dari sejumlah negara antara lain, Master Parachutist Badge USA Army dan 1 RAR Parachutist Badge dari Royal Australian Army
(cip)
Lihat Juga :