Bawaslu Berusaha Memfasilitasi Hak-hak Masyarakat di Pilkada 2020

Selasa, 15 September 2020 - 20:26 WIB
loading...
Bawaslu Berusaha Memfasilitasi...
Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin mengatakan penting melakukan identifikasi permasalahan pada kelompok-kelompok masyarakat tertentu, seperti nelayan dan petani. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hak-hak masyarakat dalam pemilihan kepala daerah ( Pilkada) Serentak 2020 harus terakomodasi, seperti masuk daftar pemilih tetap (DPT). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berusaha keras memfasilitasi hak-hak tersebut.

Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin mengatakan penting melakukan identifikasi permasalahan pada kelompok-kelompok masyarakat tertentu, seperti nelayan dan petani. Mereka tidak memiliki akses informasi yang baik mengenai pelaksanaan dan aturan mengenai pilkada. (Baca juga: Tahapan Pilkada Tangsel Jalan Terus di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Jadwalnya)

Dalam pilkada, masyarakat bisa bersinergi dan melakukan kontrak politik dengan pasangan calon (paslon). Para paslon bisa menyampaikan ide, visi, dan misinya dan diuji oleh masyarakat secara langsung.

Afif, sapaan akrab, menerangkan Bawaslu selalu mengawal hak-hak masyarakat, seperti nelayan. Karena kesibukan mereka, sering kali hak pilihnya hilang. “Saat pemilihan (bersamaan) jadwal melaut, yang memungkinkan hak pilih jadi hilang,” ujarnya dalam diskusi daring, Selasa (15/9/2020).

Lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta memaparkan ada empat masalah yang dihadapi nelayan dan masyarakat pesisir dalam pilkada. Pertama, mereka kesulitan akses informasi dan kurangnya pemahaman mengenai kepemiluan.

Kedua, masyarakat di pesisir sulit mendapatkan pendampingan hukum. “Pendampingan kalau belum masuk DPT. Bagaimana (agar) ada perwakilan dari mereka, misalnya menjadi caleg,” terangnya.

Afif menyatakan masalah berikutnya adalah akses ke partai politik dan desain pembelaan hukum jika mendapatkan diskriminasi. Dia bercerita di suatu wilayah terpencil ada masyarakat yang tidak tahu jika politik uang dilarang.

“Ada masyarakat yang jauh dari informasi dengan enteng bilang, ’Saya enggak tahu itu dilarang'. Urusan jujur atau tidak. Itu PR kita memberikan akses informasi untuk menerangkan yang boleh dan tidak,” tuturnya.

Bawaslu memberikan perhatian perhatian khusus kepada masyarakat adat, penyandang disabilitas, perempuan, petani, dan nelayan dalam setiap gelaran pilkada. Masyarakat yang bekerja sebagai petani dan nelayan kesehariannya tidak seperti orang perkotaan.

Saban hari, mereka hanya fokus pada pekerjaan dan tidak memperhatikan informasi terbaru. Bawaslu berusaha mengajak mereka berpartisipasi dan memberikan ruang untuk berkontribusi dalam pilkada. (Baca juga: Kabareskrim: Netralitas Polri Harga Mati di Pilkada 2020)

“Ada faktor-faktor yang secara teknis tidak terfasilitasi. Misalnya, hari H (pemilihan) tidak bisa digeser. Kami ingin memfasilitasi hak-hak mereka,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
KPU dan Bawaslu Bahas...
KPU dan Bawaslu Bahas Tantangan Digitalisasi Pemilu Menuju Indonesia Emas
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Rekomendasi
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved