6 Fakta Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Nomor 4 Pernah Dihukum Bersihkan Toilet
Kamis, 11 Desember 2025 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Total, ada 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang dilantik secara serentak termasuk Ardito dan Komang Koheri. Terhitung hingga saat ini, Ardito baru sekitar sembulan bulan menjabat Bupati Lampung Tengah.
Pria kelahiran Bandar Jaya, 23 Januari 1980 ini diketahui baru masuk Partai Golkar. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar M. Sarmuji.
"Ya sepertinya baru masuk, baru masuk belum mantap benar. Dulu dia nyalon di pilkada pakai partai lain. Terus ini baru saja keliatan masuk (Golkar) beberapa saat lalu," ujar Sarmuji di sela acara Bimbingan Teknis anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi dan Kota/Kabupaten Tahap II yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).
Pada periode sebelumnya, Ardito merupakan Wakil Bupati Lampung Tengah. Musa Ahmad dan Ardito meraih 323.064 suara pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Lampung Tengah 2020. Pasangan Musa Ahmad dan Ardito didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat.
Pada periode selanjutnya, Ardito bersama Komang Koheri diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pemilihan Bupati (Pilbup) Lampung Tengah 2024. PKB memilih mendukung petahana Musa Ahmad yang berpasangan dengan Ahsan Asad Said.
Saat mendaftarkan ke KPU sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah periode 2024-2029 pada Kamis (29/8/2024), Ardito mengaku masih menjabat sebagai Ketua DPC PKB Lampung Tengah.
Ardito adalah anak pertama dari Wali Kota Metro periode 2016-2021 Ahmad Pairin. Pairin juga pernah menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah periode 2010-2015.
Pairin meninggal dunia di usia 72 tahun atau pada 27 Februari 2022 di RSUD Abdul Moeloek karena sakit pada pencernaan. Ardito meraih gelar dokter (dr.) pada 2008 setelah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta.
Selanjutnya, dia melanjutkan jenjang pascasarjana di Universitas Mitra Indonesia dan lulus dengan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M) pada 2024.
2. Kader baru Partai Golkar
Pria kelahiran Bandar Jaya, 23 Januari 1980 ini diketahui baru masuk Partai Golkar. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar M. Sarmuji.
"Ya sepertinya baru masuk, baru masuk belum mantap benar. Dulu dia nyalon di pilkada pakai partai lain. Terus ini baru saja keliatan masuk (Golkar) beberapa saat lalu," ujar Sarmuji di sela acara Bimbingan Teknis anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi dan Kota/Kabupaten Tahap II yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).
Pada periode sebelumnya, Ardito merupakan Wakil Bupati Lampung Tengah. Musa Ahmad dan Ardito meraih 323.064 suara pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Lampung Tengah 2020. Pasangan Musa Ahmad dan Ardito didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat.
Pada periode selanjutnya, Ardito bersama Komang Koheri diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pemilihan Bupati (Pilbup) Lampung Tengah 2024. PKB memilih mendukung petahana Musa Ahmad yang berpasangan dengan Ahsan Asad Said.
Saat mendaftarkan ke KPU sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah periode 2024-2029 pada Kamis (29/8/2024), Ardito mengaku masih menjabat sebagai Ketua DPC PKB Lampung Tengah.
3. Anak Pejabat
Ardito adalah anak pertama dari Wali Kota Metro periode 2016-2021 Ahmad Pairin. Pairin juga pernah menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah periode 2010-2015.
Pairin meninggal dunia di usia 72 tahun atau pada 27 Februari 2022 di RSUD Abdul Moeloek karena sakit pada pencernaan. Ardito meraih gelar dokter (dr.) pada 2008 setelah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta.
Selanjutnya, dia melanjutkan jenjang pascasarjana di Universitas Mitra Indonesia dan lulus dengan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M) pada 2024.
Lihat Juga :