PDIP Hormati Posisi Politik Kader Nonpartai Peserta Sekolah Cakada

Selasa, 15 September 2020 - 16:02 WIB
loading...
PDIP Hormati Posisi...
Gelaran Sekolah Partai cakada gelombang III yang digelar PDIP dinilai sangat istimewa lantaran didominasi oleh peserta berasal dari kader-kader nonpartai. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gelaran Sekolah Partai untuk calon kepala daerah (cakada) gelombang III yang digelar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai sangat istimewa lantaran didominasi oleh peserta berasal dari kader-kader nonpartai.

(Baca juga: Solusi Pilkada di Masa Pandemi, Revisi UU atau Terbitkan Perppu)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan hal tersebut, merupakan cerminan dari jalan politik gotong royong yang ditempuh partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut.

(Baca juga: Penundaan Pilkada, Rem Darurat Cegah Kluster Baru Covid-19)

"Sekolah partai kali ini sangat istimewa. Sebab jalan politik yang dianut PDIP adalah politik peradaban, politik membangun bangsa. Karenanya jalan yang diambil PDIP adalah politik terbuka, jalan politik gotog royong," kata Hasto dalam siaran pers, Selasa (15/9/2020).

(Baca juga: PDIP Dukung Pemerintah Tetap Melaksanakan Pilkada 9 Desember)

Hasto mengakui bahwa PDIP tak bisa berjalan sendiri dalam menyelesaikan persoalan bangsa yang begitu besar. Karenanya, dalam gelaran Pilkada serentak 2020 PDIP bekerja sama dengan partai lain dalam mengusung calon kepala daerah. Di antaranya dengan Partai Golkar 49 calon, PKB 38 calon, Partai Gerindra 36 calon, PAN calon, Partai Demokrat 33 calon, Partai NasDem 20 calon dan Partai Hanura 19 calon.

Hasto mengatakan, melalui sekolah kader ini PDIP ingin menyatukan visi dan misi dengan para cakada yang diusung mengenai Pancasila sebagai landasan mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Hasto juga menegaskan bahwa pihaknya menghormati posisi politik para peserta sekolah partai yang berasal bukan dari PDIP.

"PDIP bukan partai yang suka bajak kader partai lain. Kami menghormati posisi politik dari peserta sekolah partai yang tidak berasal dari PDIP tetapi didukung oleh PDIP. Karena didukung PDIP maka seluruh elemen kepartaian akan bekerjasama. Dimulai calon bekerja sama, partai bekerja sama, sehingga semuanya menjadi satu kekuatan gotong royong sesuai warna politik masing-masing," kata Hasto.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Rekomendasi
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved