KOPRI PB PMII Tanam Pohon Serentak di Seluruh Indonesia

Senin, 08 Desember 2025 - 19:35 WIB
loading...
KOPRI PB PMII Tanam...
KOPRI PB PMII meluncurkan gerakan KOPRI Eco Movement melalui kegiatan penanaman pohon dan edukasi lingkungan yang dipusatkan di Rumpin, Bogor. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) meluncurkan gerakan KOPRI Eco Movement melalui kegiatan penanaman pohon dan edukasi lingkungan yang dipusatkan di Rumpin, Bogor. Program ini merupakan agenda utama KOPRI PB PMII dalam rangka memperingati Harlah KOPRI ke-58 dan menjadi tonggak awal komitmen KOPRI terhadap isu ekologis secara berkelanjutan di Bogor pada Minggu (7/12/2025).

Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh KOPRI PB PMII sebagai bentuk gerakan kolektif kader perempuan yang tidak hanya bergerak dalam isu-isu sosial, tetapi turut mengambil peran nyata dalam agenda lingkungan hidup. Ketua Bidang Lingkungan Hidup KOPRI PB Maysaroh menyampaikan bahwa KOPRI Eco Movement menjadi payung utama program ekologis yang akan dijalankan secara nasional.

“Gerakan Eco Movement ini merupakan rangkaian peringatan Harlah ke-58 yang menegaskan bahwa KOPRI bukan hanya wadah organisasi perempuan, tetapi ruang kontribusi nyata terhadap isu lingkungan. November telah resmi kami tetapkan sebagai bulan menanam KOPRI. Gerakan ini akan terus hidup sebagai budaya di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: 119 Juta Orang Diprediksi Lakukan Perjalanan Saat Libur Nataru, Terbanyak dari Jabar



Gerakan ini telah dilaksanakan serentak di berbagai wilayah, termasuk:
1. Penanaman pohon di sejumlah pondok pesantren.
2. Penanaman mangrove sebanyak 5.000 bibit di wilayah pesisir.
3. Penanaman pohon oleh kader KOPRI tingkat cabang dan pengurus daerah.

Ketua PB KOPRI PMII Wulan Sari menegaskan bahwa KOPRI Eco Movement lahir dari arahan hasil Rakornas di awal tahun dan bukan gerakan yang hadir karena situasi bencana atau momentum sesaat. “Ini merupakan program yang muncul dari gagasan kader perempuan KOPRI sendiri bahwa KOPRI harus mencintai bumi. Target awal kami sederhana ada 500 ribu kader aktif dan setiap kader menanam satu pohon. Apa yang kita lakukan hari ini bukan untuk kita saja, melainkan untuk anak cucu kita,” ujar Wulan.

Ia menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk ekspresi sosial-keagamaan kader KOPRI, terutama sebagai amal jariyah yang memberikan manfaat jangka panjang. “Kalau dalam agama kita, salah satu amal jariyah adalah sesuatu yang terus memberi manfaat. Pohon yang kita tanam hari ini adalah harapan yang akan kita wariskan,” tambahnya.

Kegiatan penanaman turut dibuka secara simbolis oleh Direktur Rehabilitasi Hutan Nicholas Nugroho mewakili Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa gerakan KOPRI selaras dengan agenda nasional rehabilitasi lahan dan hutan kritis.

“Memulihkan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah. Ini memerlukan partisipasi publik dan kelembagaan masyarakat, seperti yang dilakukan KOPRI PB hari ini. Penanaman penting, namun yang lebih penting adalah merawat,” ungkapnya.

Melalui agenda ini, KOPRI PB PMII menegaskan bahwa gerakan ekologis yang dilaksanakan merupakan inisiatif organisasi, disiapkan sejak awal tahun, dan menjadi program prioritas nasional bukan gerakan yang bersifat reaktif atau sekadar kolaboratif.
Gerakan ini sekaligus menjadi penanda bahwa kader perempuan mampu memimpin gerakan lingkungan berbasis edukasi, keberlanjutan, dan aksi langsung di lapangan.

KOPRI adalah perangkat organisasi dalam tubuh PMII yang fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan sosial, dan agenda strategis nasional. Di usia 58 tahun, KOPRI terus memperluas kontribusi dengan mengarusutamakan peran perempuan dalam isu lingkungan dan keberlanjutan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
JAM PMII Laporkan Ketum...
JAM PMII Laporkan Ketum GAMKI ke Bareskrim terkait Polemik Ceramah Jusuf Kalla
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Slamet Ariyadi, PB IKA PMII Kubu Fathan Subchi Ajukan Kasasi
PB PMII Tegaskan Tidak...
PB PMII Tegaskan Tidak Terlibat Aksi Demo dan Pelaporan Pandji Pragiwaksono soal Mens Rea
Siap Jadi Mediator Konflik...
Siap Jadi Mediator Konflik PBNU, IKA PMII Dorong Muktamar Bersama
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Rekomendasi
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved