Beri Pesan ke Tama S Langkun, Universitas Jayabaya: Lanjutkan Apa yang Sudah Dirintis
Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi memang rencananya kami akan coba menghubungi atau mengumpulkan dulu, kalau memang ada alumni di daerah-daerah yang memang terkena bencana, kami akan menghubungi. Di mana mereka nanti akan jadi perpanjangan tangan dari kami gitu," ucapnya.
Baca juga: Jadi Ketua IKA FH Jayabaya, Tama S Langkun Gagas Bantuan Hukum Korban Banjir di Sumatera
Ketua IKA FH Universitas Jayabaya Tama Satrya Langkun menjelaskan, gagasan donasi hukum untuk warga terdampak banjir didasari lantaran mayoritas para alumni Universitas Jayabaya merupakan advokat dan pengacara publik. Menurutnya, perbantuan hukum bagi korban banjir, bisa jadi momentum untuk mendampingi masyarakat.
"Nah kita kan membayangkan kemudian bagaimana korban ini kan esensi pemulihan korban itu adalah bagaimana kemudian dia kembali kepada kehidupan awalnya. Kehidupan awalnya dia punya rumah, dia punya tempat tinggal, ada wilayahnya kan begitu ya, dia juga sehat," ucap Tama.
"Sekarang pasca bencana, ya mungkin hari ini kita baru pada level bagaimana kemudian kebutuhan makanannya, kesehatannya terpenuhi. Tapi ke depan, ini akan ada eskalasi yang sangat luar biasa di situ. Soal tempat tinggal. Ini kan kita perlu pikirkan juga," tambahnya.
Baca juga: Jadi Ketua IKA FH Jayabaya, Tama S Langkun Gagas Bantuan Hukum Korban Banjir di Sumatera
Ketua IKA FH Universitas Jayabaya Tama Satrya Langkun menjelaskan, gagasan donasi hukum untuk warga terdampak banjir didasari lantaran mayoritas para alumni Universitas Jayabaya merupakan advokat dan pengacara publik. Menurutnya, perbantuan hukum bagi korban banjir, bisa jadi momentum untuk mendampingi masyarakat.
"Nah kita kan membayangkan kemudian bagaimana korban ini kan esensi pemulihan korban itu adalah bagaimana kemudian dia kembali kepada kehidupan awalnya. Kehidupan awalnya dia punya rumah, dia punya tempat tinggal, ada wilayahnya kan begitu ya, dia juga sehat," ucap Tama.
"Sekarang pasca bencana, ya mungkin hari ini kita baru pada level bagaimana kemudian kebutuhan makanannya, kesehatannya terpenuhi. Tapi ke depan, ini akan ada eskalasi yang sangat luar biasa di situ. Soal tempat tinggal. Ini kan kita perlu pikirkan juga," tambahnya.
(cip)
Lihat Juga :