Kemenekraf dan UNCTAD Bahas Kemitraan Strategis Perkuat Ekraf Nasional
Sabtu, 06 Desember 2025 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menyambut baik inisiatif dan komitmen dari UNCTAD, khususnya terkait usulan kegiatan bersama yang dapat memperkuat jejaring global, membuka peluang kolaborasi bisnis, serta meningkatkan promosi produk kreatif kita di pasar internasional", imbuh Teuku Riefky.
Lebih lanjut, UNCTAD turut menyatakan dukungan teknis dan kebijakan kepada Indonesia, khususnya dalam Analisis dan rekomendasi penguatan Undang-Undang Ekonomi Kreatif (UU Ekraf). Selanjutnya penguatan Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif (Rindekraf) serta pengembangan skema pembiayaan berbasis Kekayaan Intelektual (KI).
MenEkraf menegaskan bahwa kerjasama ini sangat strategis yang akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi ekonomi nasional berbasis kreativitas dan inovasi.
“Kolaborasi dengan UNCTAD ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat Ekraf dunia, sekaligus memperluas kontribusi sektor Ekraf terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” tegas Teuku Riefky.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional, Sidharto R. Suryodiputro. Sedangkan Sekjen UNCTAD didampingi oleh Director DITC, Luz Maria de la Mora, dan PIC on Creative Economy, Marisa Henderson.
Diketahui UNCTAD merupakan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfokus pada isu pembangunan berkelanjutan, khususnya di negara berkembang. UNCTAD juga dikenal sebagai lembaga yang konsisten memberikan penelitian, analisis, data, serta rekomendasi kebijakan terkait perdagangan, investasi, dan pembangunan global.
Lebih lanjut, UNCTAD turut menyatakan dukungan teknis dan kebijakan kepada Indonesia, khususnya dalam Analisis dan rekomendasi penguatan Undang-Undang Ekonomi Kreatif (UU Ekraf). Selanjutnya penguatan Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif (Rindekraf) serta pengembangan skema pembiayaan berbasis Kekayaan Intelektual (KI).
MenEkraf menegaskan bahwa kerjasama ini sangat strategis yang akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi ekonomi nasional berbasis kreativitas dan inovasi.
“Kolaborasi dengan UNCTAD ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat Ekraf dunia, sekaligus memperluas kontribusi sektor Ekraf terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” tegas Teuku Riefky.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional, Sidharto R. Suryodiputro. Sedangkan Sekjen UNCTAD didampingi oleh Director DITC, Luz Maria de la Mora, dan PIC on Creative Economy, Marisa Henderson.
Diketahui UNCTAD merupakan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfokus pada isu pembangunan berkelanjutan, khususnya di negara berkembang. UNCTAD juga dikenal sebagai lembaga yang konsisten memberikan penelitian, analisis, data, serta rekomendasi kebijakan terkait perdagangan, investasi, dan pembangunan global.
(shf)
Lihat Juga :