PBNU Gelar Rapat Pleno 9 Desember, Bakal Tetapkan Pj Ketua Umum Baru
Jum'at, 05 Desember 2025 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan bahwa seluruh proses akan ditempuh dengan menjunjung tinggi nilai keulamaan, kehati-hatian, serta tata tertib organisasi.
Baca juga: Gus Yahya Sebut Rapat Pleno Syuriyah PBNU Terkait Penunjukan Pj Ketum Tak Sah
PBNU mengimbau seluruh warga Nahdliyin untuk tetap tenang, menjaga ukhuwah, dan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan PBNU agar tidak terpengaruh spekulasi yang berkembang di ruang publik.
Sementara itu, Forum Bhindereh Nusantara (FORBHINU) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Jajaran Syuriyah PBNU dalam menyikapi dinamika internal yang tengah berlangsung di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Sekjen FORBHINU Ahrori Dhofir menjelaskan bahwa Syuriyah PBNU adalah lembaga tertinggi yang diberi amanah dan otoritas oleh organisasi Jamiyah Nahdlatul Ulama. Karena itu, keputusan Syuriyah bersifat final dan tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun.
“Jika keputusan Syuriyah tidak konsisten, maka akan menjadi preseden buruk bagi roda organisasi Jamiyah Nahdlatul Ulama. Maka dari itu, kewibawaan Syuriyah harus dijaga dan dihormati oleh seluruh pihak,” ujar Ahrori.
Ia menyatakan bahwa FORBHINU mendukung penuh keputusan Syuriyah PBNU, termasuk rencana pengumuman Penjabat (PJ) Ketua Umum PBNU yang akan segera disampaikan dalam waktu dekat.
Baca juga: Gus Yahya Sebut Rapat Pleno Syuriyah PBNU Terkait Penunjukan Pj Ketum Tak Sah
PBNU mengimbau seluruh warga Nahdliyin untuk tetap tenang, menjaga ukhuwah, dan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan PBNU agar tidak terpengaruh spekulasi yang berkembang di ruang publik.
Dukung Rais Aam
Sementara itu, Forum Bhindereh Nusantara (FORBHINU) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Jajaran Syuriyah PBNU dalam menyikapi dinamika internal yang tengah berlangsung di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Sekjen FORBHINU Ahrori Dhofir menjelaskan bahwa Syuriyah PBNU adalah lembaga tertinggi yang diberi amanah dan otoritas oleh organisasi Jamiyah Nahdlatul Ulama. Karena itu, keputusan Syuriyah bersifat final dan tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun.
“Jika keputusan Syuriyah tidak konsisten, maka akan menjadi preseden buruk bagi roda organisasi Jamiyah Nahdlatul Ulama. Maka dari itu, kewibawaan Syuriyah harus dijaga dan dihormati oleh seluruh pihak,” ujar Ahrori.
Ia menyatakan bahwa FORBHINU mendukung penuh keputusan Syuriyah PBNU, termasuk rencana pengumuman Penjabat (PJ) Ketua Umum PBNU yang akan segera disampaikan dalam waktu dekat.
Lihat Juga :