Waspada Seruan Fanatisme Agama Sarat Politisasi dan Adu Domba

Selasa, 02 Desember 2025 - 18:36 WIB
loading...
A A A
KH. Bukhori memiliki pandangan bahwa bendera negara adalah hal yang terkait dengan filosofi bernegara di wilayah masing-masing negara. Justru Merah Putih itulah yang sudah menjadi ciri khas kita selama sekian tahun sejak kemerdekaan dikobarkan. Sehingga, ide atau gagasan untuk mengganti bendera itu sama sekali tidak bermanfaat, karena korelasi bendera merah putih dengan sejarah Indonesia itu sudah sudah tepat. Tidak perlu bendera merah putih diganti menjadi bentuk yang lainnya, karena juga tidak ada yang namanya bendera Islam.

KH. Bukhori menyayangkan apabila masih banyak kalangan umat Islam yang berlebihan dalam menjalankan agamanya. Sikap berlebihan semacam ini seringkali menjadi fanatisme salah tempat yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk diarahkan pada kepentingan politik praktis. Menjadi moderat sebenarnya memberikan imunitas terhadap umat Islam agar tidak mudah terbawa arus politis dan segregatif.

"Misalnya saja, kadang ada keinginan untuk berbuat yang terbaik, lalu ia melebih-lebihkan upayanya di luar yang semestinya. Itu kan seperti orang memasak hidangan atau makanan, namun karena dia ingin enak, dikasih garam sebanyak-banyaknya, atau diberi bumbu yang tidak sesuai dengan porsinya. Tidak bisa seperti itu. Dalam beragama juga demikian, sikap berlebihan yang salah tempat justru akan merusak praktik beragama seseorang," ungkapnya.

Menurut KH. Bukhori, agama Islam itu sangat menjunjung tinggi terjadinya kesejahteraan dan kedamaian di masyarakat. Jadi, kalau ada ajakan atau pemahaman yang mengabaikan atau bahkan melanggar kemanusiaan, itu jelas tidak berasal dari Islam. "Kemanusiaan dan realitas sosial itu sangat dijunjung tinggi dalam Islam. Tujuan kita beragama Islam itu salah satunya supaya kita bisa hidup damai dan sejahtera. Kalau kemudian kita menerapkan ajaran Islam, kok yang terjadi adalah huru-hara dan semacamnya yang akhirnya malah saling serang hanya karena perbedaan yang remeh, itu adalah pemahaman dan pengamalan beragama yang keliru," ujarnya.

Apabila membandingkan warga dari beberapa negara yang pernah ia kunjungi, kata KH. Bukhori, orang Indonesia dikenal relatif ramah, namun sebenarnya tidak mudah dipengaruhi. Ideologi transnasional yang jelas-jelas bertentangan dengan kearifan bangsa Indonesia dengan sendirinya akan tertolak. "Kalau seandainya bangsa Indonesia itu punya karakter keras yang dominan, mungkin sudah dari dulu menjadi bangsa yang keras. Tapi, alhamdulillah, kita sudah biasa hidup rukun dengan berbagai suku, bangsa, dan agama yang berbeda. Kerukunan hidup berbangsa inilah yang harus kita jaga bersama," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Isu Kapolri Tak Loyal...
Isu Kapolri Tak Loyal ke Presiden, Lemkapi: Ada Upaya Adu Domba
Presiden Prabowo: Jangan...
Presiden Prabowo: Jangan Kita Mau Terus Diadu Domba
Warga Jaga Warga, Jangan...
Warga Jaga Warga, Jangan Terjebak Divide et Impera
Prabowo Klaim Ada Pihak...
Prabowo Klaim Ada Pihak Asing Biayai LSM untuk Mengadu Domba
Prabowo Ingatkan Sejarah...
Prabowo Ingatkan Sejarah Indonesia Selalu Diadu Domba dan Dipecah Belah
Pasbata: Teror Kepala...
Pasbata: Teror Kepala Babi di Kantor Tempo Upaya Adu Domba
Habib Rizieq Hadiri...
Habib Rizieq Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas
Massa Reuni 212 Salat...
Massa Reuni 212 Salat Gaib untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, Sumbar
Massa Reuni 212 Mulai...
Massa Reuni 212 Mulai Padati Kawasan Monas
Rekomendasi
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved