Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Hakim: UGM Terapkan Chauvinisme karena Tak Libatkan Eksternal
Selasa, 02 Desember 2025 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai kalau UGM memang hendak mempertahankan bahwa informasi yang terkandung dalam KHS merupakan data pribadi maka UGM dapat menghadirkan pakar yang sependapat. Sebaliknya, UGM justru hanya melibatkan pakar-pakar yang juga berasal dari internal.
"Bapak mau mempertahankan (pandangan informasi ditutup) silakan, tapi komposisinya tidak boleh homogen. Sehingga bapak tidak dianggap satu kesatuan corsa, tapi sebagai kesatuan pandangan mazhab," ungkap Arya.
"Ini chauvinisme model akademik. Ini andaikan bapak mau mempertahankan suatu pendapat pun ambil dari luar UGM. Itu pendapat majelis," sambungnya.
Perwakilan UGM menegaskan pihaknya tidak tengah mencoba mempertahankan mazhab. Namun, ditutupnya informasi berkaitan dengan KHS dilakukan demi mematuhi prinsip kehati-hatian.
"Kami tidak mempertahankan mazhab, tapi alasan kami adalah tadi kami mematuhi prinsip kehati-hatian," ujar perwakilan UGM.
Mendengar itu, Arya kembali menegaskan bahwa uji konsekuensi pada dasarnya memang untuk mempertahankan mazhab. Namun, UGM tidak boleh bersikap homogen untuk mempertahankan mazhab tertentu.
"Bapak mau mempertahankan (pandangan informasi ditutup) silakan, tapi komposisinya tidak boleh homogen. Sehingga bapak tidak dianggap satu kesatuan corsa, tapi sebagai kesatuan pandangan mazhab," ungkap Arya.
"Ini chauvinisme model akademik. Ini andaikan bapak mau mempertahankan suatu pendapat pun ambil dari luar UGM. Itu pendapat majelis," sambungnya.
Perwakilan UGM menegaskan pihaknya tidak tengah mencoba mempertahankan mazhab. Namun, ditutupnya informasi berkaitan dengan KHS dilakukan demi mematuhi prinsip kehati-hatian.
"Kami tidak mempertahankan mazhab, tapi alasan kami adalah tadi kami mematuhi prinsip kehati-hatian," ujar perwakilan UGM.
Mendengar itu, Arya kembali menegaskan bahwa uji konsekuensi pada dasarnya memang untuk mempertahankan mazhab. Namun, UGM tidak boleh bersikap homogen untuk mempertahankan mazhab tertentu.
Lihat Juga :