Indonesia Re Dorong Perkuat Fondasi Manajemen Risiko Industri Asuransi
Jum'at, 28 November 2025 - 20:29 WIB
loading...
Indonesia Re mendorong penguatan fondasi manajemen risiko industri asuransi. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Situasi global saat ini menunjukkan tantangan serius dalam akses dan pembiayaan kesehatan . Kondisi tersebut juga berdampak pada industri reasuransi jiwa di Indonesia.
Perubahan regulasi pada lini credit life, kenaikan kompleksitas klaim pada produk group health maupun individual health, serta meningkatnya biaya layanan kesehatan menuntut adanya pendekatan baru dalam pengelolaan risiko.
Indonesia Re, melalui berbagai studi pengalaman (experience study) yang telah dilakukan, melihat perlunya langkah kolektif untuk menerjemahkan temuan-temuan tersebut menjadi kebijakan implementatif yang konkret, terukur, dan mampu menjaga kesehatan portofolio industri.
Baca juga: Duta Muda BPJS Kesehatan 2025: Generasi Muda Jadi Penggerak Literasi JKN
Menjawab kebutuhan tersebut, Indonesia Re menggelar Indonesia Re Operation Seminar (IOS) 2025 dengan tema “Enhancing Industry Profitability Through Synergy Between Underwriting and Claims: From Experience Study to Implementation.”
Perubahan regulasi pada lini credit life, kenaikan kompleksitas klaim pada produk group health maupun individual health, serta meningkatnya biaya layanan kesehatan menuntut adanya pendekatan baru dalam pengelolaan risiko.
Indonesia Re, melalui berbagai studi pengalaman (experience study) yang telah dilakukan, melihat perlunya langkah kolektif untuk menerjemahkan temuan-temuan tersebut menjadi kebijakan implementatif yang konkret, terukur, dan mampu menjaga kesehatan portofolio industri.
Baca juga: Duta Muda BPJS Kesehatan 2025: Generasi Muda Jadi Penggerak Literasi JKN
Menjawab kebutuhan tersebut, Indonesia Re menggelar Indonesia Re Operation Seminar (IOS) 2025 dengan tema “Enhancing Industry Profitability Through Synergy Between Underwriting and Claims: From Experience Study to Implementation.”
Lihat Juga :