Megawati di Wisuda UBK: Jadilah Sarjana yang Benar-benar Mengabdi untuk Rakyat
Kamis, 27 November 2025 - 07:24 WIB
loading...
Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri Dies Natalis XXVI sekaligus Wisuda Program Sarjana XXIII dan Wisuda Magister Hukum VII Tahun Akademik 2024/2025 Universitas Bung Karno (UBK) di Jakarta, belum lama ini. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri Dies Natalis XXVI sekaligus Wisuda Program Sarjana XXIII dan Wisuda Magister Hukum VII Tahun Akademik 2024/2025 Universitas Bung Karno (UBK) di Balai Sudirman, Jakarta, belum lama ini. Tema yang diusung Menjaga Api Perjuangan Bung Karno: Lulusan Sarjana Bung Karno Siap Membangun Indonesia Raya.
Dies Natalis dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Puti Guntur Soekarno, Eriko Sotarduga, Rohmin Dahuri, Once Mekel, Putra Nababan, Panda Nababan, Meutia Hatta, Halida Hatta, serta Hakim Konstitusi Arif Hidayat.
Baca juga: UBK Berharap Lulusan Berprestasi Jadi Pelopor Perubahan
Dalam orasi ilmiahnya, Megawati menyampaikan pesan khusus kepada para wisudawan. Lulusan Universitas Bung Karno harus menjadi generasi sukses yang tetap berpihak kepada rakyat kecil.
“Jadilah sarjana yang tidak hanya mengejar jabatan dan materi, tetapi mereka yang benar-benar mengabdikan diri untuk membantu rakyat,” ujar Megawati.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) Hendra Rahtomo atau Romy mengajak para wisudawan menjadi pelopor perubahan sesuai profesi yang mereka pilih. “Kalau kalian pengacara, jadilah pembela rakyat. Kalau ekonom, jadilah penjaga kedaulatan pangan. Kalau programmer, jadilah pencipta sistem, bukan buruh digital bagi korporasi asing,” katanya.
Dia menutup sambutan dengan pesan bernuansa digital yang terinspirasi dari gaya Bung Karno yaitu bangsa yang tidak menguasai teknologi akan diperintah oleh teknologi. Bangsa yang tidak menguasai datanya akan dijadikan komoditas oleh bangsa lain.
Lulusan UBK harus menjadi generasi merdeka di atas algoritma, mandiri dalam pikiran dan tindakan, dan siap menciptakan sejarah bagi Indonesia.
Wisuda berlangsung lancar kemudian ditutup dengan prosesi simbolis pengukuhan gelar bagi seluruh wisudawan dan wisudawati. Setelah itu, pemberian penghargaan pada lulusan terbaik dengan mendapatkan beasiswa kuliah pascasarjana hukum di UBK.
Dies Natalis dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Puti Guntur Soekarno, Eriko Sotarduga, Rohmin Dahuri, Once Mekel, Putra Nababan, Panda Nababan, Meutia Hatta, Halida Hatta, serta Hakim Konstitusi Arif Hidayat.
Baca juga: UBK Berharap Lulusan Berprestasi Jadi Pelopor Perubahan
Dalam orasi ilmiahnya, Megawati menyampaikan pesan khusus kepada para wisudawan. Lulusan Universitas Bung Karno harus menjadi generasi sukses yang tetap berpihak kepada rakyat kecil.
“Jadilah sarjana yang tidak hanya mengejar jabatan dan materi, tetapi mereka yang benar-benar mengabdikan diri untuk membantu rakyat,” ujar Megawati.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) Hendra Rahtomo atau Romy mengajak para wisudawan menjadi pelopor perubahan sesuai profesi yang mereka pilih. “Kalau kalian pengacara, jadilah pembela rakyat. Kalau ekonom, jadilah penjaga kedaulatan pangan. Kalau programmer, jadilah pencipta sistem, bukan buruh digital bagi korporasi asing,” katanya.
Dia menutup sambutan dengan pesan bernuansa digital yang terinspirasi dari gaya Bung Karno yaitu bangsa yang tidak menguasai teknologi akan diperintah oleh teknologi. Bangsa yang tidak menguasai datanya akan dijadikan komoditas oleh bangsa lain.
Lulusan UBK harus menjadi generasi merdeka di atas algoritma, mandiri dalam pikiran dan tindakan, dan siap menciptakan sejarah bagi Indonesia.
Wisuda berlangsung lancar kemudian ditutup dengan prosesi simbolis pengukuhan gelar bagi seluruh wisudawan dan wisudawati. Setelah itu, pemberian penghargaan pada lulusan terbaik dengan mendapatkan beasiswa kuliah pascasarjana hukum di UBK.
(jon)
Lihat Juga :