Guru di Era AI dan Tantangan Memanusiakan Pendidikan

Selasa, 25 November 2025 - 21:16 WIB
loading...
A A A
Di Indonesia, penggunaan teknologi pendidikan memang belum sejauh negara-negara tersebut, tetapi arah ke sana semakin jelas. Platform pembelajaran digital mulai mengumpulkan data perilaku belajar siswa secara masif. Tanpa etika dan pengawasan yang kuat, sistem semacam ini dapat berubah menjadi instrumen pengendalian, bukan pembebasan.

Pendidikan bisa tergelincir menjadi mekanisme teknokratis yang lebih menekankan pengukuran daripada pemaknaan. Inilah konteks di mana pendidikan perlu bersikap waspada. AI mampu mendeteksi pola, tetapi tidak memahami pengalaman.

Ia memprediksi perilaku, tetapi tidak menimbang niat, pergulatan batin, atau kapasitas perubahan diri. Jika keputusan penting dalam pendidikan diserahkan sepenuhnya kepada mesin, siswa berisiko diperlakukan sebagai objek statistik, bukan subjek yang sedang tumbuh dan mencari jati diri.

AI mungkin efisien, tetapi efisiensi bukan tujuan utama pendidikan. Pendidikan tidak diciptakan untuk memaksimalkan angka, tetapi memaksimalkan manusia. Di titik inilah relevansi pemikiran filosofis tentang pendidikan semakin terasa kuat. John Dewey memandang pendidikan sebagai proses demokratis yang membangun kebiasaan berpikir reflektif.

Paulo Freire menekankan pentingnya dialog sebagai ruang pembebasan, tempat siswa dan guru sama-sama membangun kesadaran kritis. Martha Nussbaum melihat pendidikan sebagai upaya memperluas kapasitas manusia agar mampu hidup bermartabat, penuh empati, dan peka terhadap penderitaan sesama. Semua prinsip ini hanya dapat terwujud jika pendidikan tetap menempatkan manusia sebagai pusatnya, bukan algoritme.

Guru memegang peran sentral dalam memastikan orientasi humanistik itu tidak hilang. Dalam lingkungan yang dibanjiri data dan informasi, guru menjadi kurator pengetahuan yang membantu siswa memilah mana informasi yang tepat, mana asumsi yang bias, dan mana panduan etis yang harus dipegang.

Peran ini tidak bisa digantikan algoritme, karena ia menuntut kepekaan moral yang hanya lahir dari pengalaman dan pergumulan manusiawi. Di tengah penetrasi AI, guru juga menjadi penjaga agar prediksi tidak berubah menjadi takdir. Ketika sistem mengkategorikan seorang siswa sebagai “berisiko rendah” atau “berpotensi rendah”, guru harus hadir sebagai penyeimbang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Rekomendasi
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
Berita Terkini
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved