Feri Amsari Usul Pemisahan Polisi Nasional dan Polisi Daerah

Selasa, 25 November 2025 - 13:17 WIB
loading...
Feri Amsari Usul Pemisahan...
Pakar hukum tata negara Feri Amsari. Foto/Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Komisi Percepatan Reformasi Polri terus meminta masukan dari berbagai kalangan masyarakat. Pakar hukum tata negara Feri Amsari mengusulkan agar ada pemisahan polisi nasional dan polisi daerah.

Menurut Feri, dengan anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang antara lain berasal dari para prosesor seperti Jimly Asshiddiqie , Mahfud MD, dan Yusril Ihza Mahendra, seharusnya tidak tanggung-tanggung dalam melakukan pembenahan sistem hukum.

"Katakanlah dimulai dari kepolisian, tapi yang serius. Jangan cuma pegang karena nama besar Jimly Asshiddiqie, Yusril, dan Mahfud MD. Kan orang nggak butuh lagi yang begitu-begituan. Orang butuh eksekusi yang kemudian bisa mengubah sistem yang ada," kata Feri dalam podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Selasa (25/11/2025).

Baca Juga: Feri Amsari Usul Polisi di Bawah Kementerian, Ini Alasannya

Feri menambahkan, "Berani nggak Prof Mahfud, Prof Jimly, dan Prof Yusril bilang pemisahan polisi dari polisi nasional dan polisi daerah?"

Kenapa harus dipisahkan? Feri mengatakan, kekuatan yang besar butuh check and balances. "Kalau ada polisi nasional polisi daerah, kalau polisi nasional main-main aneh di daerah, (polisi) daerah bisa nangkap mereka," ujarnya.

Sebaliknya, kata Feri, jika kepala daerah jadi mafia dengan polisi daerah, akan berhadapan dengan polisi nasional. "Dihajar oleh polisi nasional," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Rekomendasi
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved