Resmi Tutup Paviliun di COP30, Indonesia Perkuat Aksi Nyata Menuju Net Zero

Minggu, 23 November 2025 - 12:15 WIB
loading...
Resmi Tutup Paviliun...
Indonesia resmi menutup rangkaian kegiatan Paviliun Indonesia pada COP30, yang tahun ini mengusung tema Accelerating Substantial Actions of Net Zero Achievements through Indonesia’s High Integrity Carbon. Foto/Dok. SindoNews
A A A
BELEM - Indonesia resmi menutup rangkaian kegiatan Paviliun Indonesia pada COP30, yang tahun ini mengusung tema Accelerating Substantial Actions of Net Zero Achievements through Indonesia’s High Integrity Carbon. Penutupan disampaikan Deputi Bidang PPI dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Ary Sudijanto, mewakili Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq .

Dalam sambutannya, Ary Sudijanto mengapresiasi Pemerintah Brasil dan Sekretariat UNFCCC atas penyelenggaraan COP30 serta kepada seluruh mitra, delegasi, dan pengunjung yang turut menyukseskan Paviliun Indonesia. Paviliun ini menjadi instrumen diplomasi strategis Indonesia untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam penurunan emisi global melalui tata kelola karbon berintegritas tinggi. Baca juga: Paviliun Indonesia COP30 di Brasil Langkah Nyata Penurunan Emisi dan Kemitraan Internasional

Selama dua minggu penyelenggaraan COP30, Paviliun Indonesia mencatat pencapaian yang signifikan yaitu lebih dari 5.000 pengunjung, 50+ sesi diskusi yang menghadirkan 60+ pembicara tingkat nasional dan internasional. ”Selain itu, 100+ mitra dan sponsor yang berkolaborasi, dan 20+ pertemuan bilateral yang menghasilkan langkah lanjut kerja sama di bidang perubahan iklim, kehutanan, dan pembangunan berkelanjutan,” katanya, Sabtu (22/11/2025).

Hingga hari penutupan, Paviliun Indonesia mencatat ada 44 proyek kredit karbon, dan 28 project proponents. Minat pembelian/investasi sebesar 2.754.680 ton CO₂e, berasal dari 12 proyek (8 energi, 3 FOLU, 1 pengelolaan sampah).

Inisiatif Carbon Connection menjadi bukti bahwa Indonesia telah melangkah dari tahap negosiasi menuju implementasi. Membuka akses pembiayaan bagi aksi mitigasi-adaptasi dan memberi dampak positif bagi masyarakat lokal. Baca juga: Hentikan Greenwashing, Indonesia Pimpin Dunia Ciptakan Aturan Soal Kredit Alam

Selama COP30, Kementerian Kehutanan menyelenggarakan 8 sesi utama, yaitu Perhutanan Sosial, Komitmen Hutan Adat, Pengendalian Kebakaran Hutan; World Mangrove Center, Multiusaha Kehutanan (MUK);
Voluntary Carbon Market (VCM), Pengembangan Hutan Tanaman dan International Tropical Peatlands Centre (ITPC). Seluruh sesi menegaskan komitmen Indonesia terhadap tata kelola hutan yang berintegritas, inklusif, dan berkelanjutan.

Indonesia mengundang seluruh mitra global untuk kembali hadir pada Paviliun Indonesia di COP31, Anatolia, Turki tahun depan. Hal ini untuk melanjutkan kolaborasi, aksi nyata, dan inovasi menuju pencapaian Net Zero.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
SMA 1 Gresik Raih Adiwiyata,...
SMA 1 Gresik Raih Adiwiyata, Menteri Jumhur: Jatim Ranking 1 Jaga Lingkungan
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Rekomendasi
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Berita Terkini
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved