Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, BNN Perkuat Intelijen P4GN
Jum'at, 21 November 2025 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Riset ini melibatkan 67.600 responden di 34 provinsi, dan menjadi langkah penting untuk menyediakan data akurat yang akan digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan dan evaluasi nasional P4GN.
BNN juga terus memperkuat program bersama pemerintah daerah. Salah satunya, pada 30 Oktober 2025, BNN bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan inisiatif “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba”.
Inisiatif ini merupakan gerakan kolaboratif lintas instansi dan komunitas yang melibatkan dunia pendidikan, tokoh agama, dan kelompok pemuda. Program ini menjadi contoh nyata pelibatan masyarakat dalam membangun lingkungan bebas narkoba di perkotaan (bnn.go.id).
Pemerintah menegaskan bahwa paradigma baru P4GN tidak lagi bertumpu semata pada penindakan, tetapi menyeimbangkan pencegahan, pemberdayaan, dan pemulihan sosial. Program literasi di sekolah dan kampus, penguatan keluarga, serta kampanye publik melalui ruang digital menjadi bagian dari strategi terpadu untuk membangun ketahanan sosial terhadap narkotika.
“Kebijakan ini mencerminkan tekad pemerintah agar P4GN menjadi gerakan nasional bersama, melibatkan semua elemen: pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha,” tambah Komjen Pol. Suyudi.
Dengan sinergi nasional dan dukungan masyarakat luas, pemerintah optimistis Indonesia dapat menurunkan angka penyalahgunaan narkoba dan mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan produktif, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
BNN juga terus memperkuat program bersama pemerintah daerah. Salah satunya, pada 30 Oktober 2025, BNN bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan inisiatif “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba”.
Inisiatif ini merupakan gerakan kolaboratif lintas instansi dan komunitas yang melibatkan dunia pendidikan, tokoh agama, dan kelompok pemuda. Program ini menjadi contoh nyata pelibatan masyarakat dalam membangun lingkungan bebas narkoba di perkotaan (bnn.go.id).
Pemerintah menegaskan bahwa paradigma baru P4GN tidak lagi bertumpu semata pada penindakan, tetapi menyeimbangkan pencegahan, pemberdayaan, dan pemulihan sosial. Program literasi di sekolah dan kampus, penguatan keluarga, serta kampanye publik melalui ruang digital menjadi bagian dari strategi terpadu untuk membangun ketahanan sosial terhadap narkotika.
“Kebijakan ini mencerminkan tekad pemerintah agar P4GN menjadi gerakan nasional bersama, melibatkan semua elemen: pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha,” tambah Komjen Pol. Suyudi.
Dengan sinergi nasional dan dukungan masyarakat luas, pemerintah optimistis Indonesia dapat menurunkan angka penyalahgunaan narkoba dan mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan produktif, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
(cip)
Lihat Juga :