Pakar Hukum: Penting Tangkap JT untuk Kembangkan Dugaan Korupsi Nadiem

Kamis, 20 November 2025 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Bahkan, menurut dia, tidak tertutup kemungkinan kaburnya JT karena difasilitasi pihak tertentu untuk melarikan diri. “Karena (JT) punya relasi kuasa ketika peristiwa itu (pengadaan laptop chromebook) terjadi. Sehingga ada motif ‘dilarikan’ juga bisa. Melarikan diri atau dilarikan,” imbuhnya.

Dalam perkara ini, penyidik Kejagung sudah melimpahkan 4 berkas perkara para tersangka ke jaksa penuntut umum. Mereka adalah Nadiem Makarim, Direktur SD Direktorat PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Tahun 2020–2021 Sri Wahyuningsih (SW), Direktur SMP Direktorat PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Tahun 2020 Mulyatsyah (MUL), dan konsultan perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah di Kemendikbudristek Ibrahim Arief (IBAM).

Sedangkan JT belum dilimpahkan karena belum tertangkap. Hibnu berpendapat, sekalipun JT belum tertangkap dan tidak bisa dihadirkan di pengadilan, hal itu tidak akan menyulitkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk membuktikan dakwaan dugaan keterlibatan Nadiem dalam perkara korupsi pengadaan laptop chromebook.

Hal ini ini karena pembuktian fokus pada peran pihak yang bersangkutan. “Apalagi orang yang lari ini (JT) posisinya juga hanya ‘orang yang turut serta’ sehingga tidak ada masalah, tidak mengganggu pembuktian,” ujar Hibnu.

Dia menjelaskan, dalam kasus ini, hal yang dikejar terkait pertanggung jawaban Nadiem Makarim sebagai pengguna anggaran. “Kalau yang lain (para tersangka lain) hanya turut serta. Masak staf itu pengendali (anggaran) kan gak mungkin. Paling mereka hanya turut serta, yang menjadi fokusnya menteri,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Nadiem Makarim Serahkan...
Nadiem Makarim Serahkan Memori Banding setelah Divonis 10 Tahun Penjara
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Kejagung Tahan 3 Tersangka...
Kejagung Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Nonlogam
Kejagung Sita 104 Ton...
Kejagung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Bangka Belitung
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Rekomendasi
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
4 Rekomendasi Tempat...
4 Rekomendasi Tempat Wisata ala Adhe Tora yang Wajib Masuk Bucket List
FIFA Jawab Tuduhan Main...
FIFA Jawab Tuduhan Main Gila di Piala Dunia 2026: Integritas Wasit Tak Boleh Diragukan!
Berita Terkini
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Gus Falah Mendukung...
Gus Falah Mendukung Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Salah Objek dan Salah Orang, Minta Hakim Tolak JPU
Viral Foto Keluarga...
Viral Foto Keluarga Jampidsus Disita Penyidik saat Penggeledahan di Sentul, Ini Kata Polri
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
PB PMII Dukung Polri...
PB PMII Dukung Polri Usut Tuntas 3 Kasus Besar Korupsi
Infografis
4 Buah Kaya Vitamin...
4 Buah Kaya Vitamin C yang Penting untuk Jaga Kesehatan Tubuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved