RI Tegaskan Komitmen Penguatan Hak Tenurial Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal
Selasa, 18 November 2025 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Indonesia juga mengembangkan mekanisme pembiayaan kolaboratif untuk mendukung percepatan pengakuan hutan adat, penguatan sistem informasi, direktori pengetahuan IPLC, serta peningkatan kesejahteraan berbasis wilayah. Baca juga: Norwegia Puji Indonesia Akui 1,4 Juta Hektare Hutan Adat
Julmansyah secara khusus menyampaikan apresiasi kepada negara mitra. “Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Norwegia atas dukungannya yang luar biasa dalam mempromosikan pengembangan IPLC, khususnya percepatan pengelolaan hutan adat,” katanya.
Julmansyah menekankan pentingnya kolaborasi dan kepemimpinan bersama dalam aksi iklim. Ia menyatakan Indonesia berkomitmen untuk mengambil peran kepemimpinan dan menyambut kolaborasi lebih lanjut guna meningkatkan keterlibatan IPLC. "Mari kita beralih dari janji ke tindakan yang dapat diukur, dari janji ke hasil yang dibagikan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh pihak menjadikan COP30 sebagai momentum global. “Bersama-sama, kita dapat menjadikan Belém sebagai titik balik untuk memperkuat peran IPLC dalam aksi iklim,” tuturnya.
Julmansyah secara khusus menyampaikan apresiasi kepada negara mitra. “Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Norwegia atas dukungannya yang luar biasa dalam mempromosikan pengembangan IPLC, khususnya percepatan pengelolaan hutan adat,” katanya.
Julmansyah menekankan pentingnya kolaborasi dan kepemimpinan bersama dalam aksi iklim. Ia menyatakan Indonesia berkomitmen untuk mengambil peran kepemimpinan dan menyambut kolaborasi lebih lanjut guna meningkatkan keterlibatan IPLC. "Mari kita beralih dari janji ke tindakan yang dapat diukur, dari janji ke hasil yang dibagikan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh pihak menjadikan COP30 sebagai momentum global. “Bersama-sama, kita dapat menjadikan Belém sebagai titik balik untuk memperkuat peran IPLC dalam aksi iklim,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :