Mendagri Dorong Kepala Daerah Fokus Kinerja untuk Dapat Kepercayaan Publik
Minggu, 16 November 2025 - 17:46 WIB
loading...
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong pemda berlomba-lomba meningkatkan kinerja yang akan membuka peluang suatu daerah berhasil meraih penghargaan. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) berlomba-lomba meningkatkan kinerja. Capaian kinerja yang positif dinilai akan membuka peluang suatu daerah berhasil meraih penghargaan, yang bisa menjadi pendongkrak popularitas dan elektabilitas kepala daerah.
Ujung-ujungnya, bisa menjadi modal penting memenangkan kembali pemilihan kepala daerah (Pilkada). Hal itu diungkapkan Tito di Jakarta, pada Sabtu (15/11/2025). Tito mengatakan ajang penghargaan kepala daerah dapat memacu iklim kompetisi antarkepala daerah, sehingga termotivasi mengerahkan segala kemampuan untuk melaksanakan program terbaik daerahnya.
Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Dianugerahi Gelar Petua Panglima Hukom Nanggroe, Ini Alasannya
"Kalau kita diberi penghargaan oleh media, bapak dan ibu (kepala daerah) tidak perlu untuk bersosial media, karena sudah pasti akan naik elektabilitas dan popularitasnya. Coba nanti tahun 2028 pasti langsung melejit dan terpilih lagi," kata Tito.
Tito mengingatkan kepada kepala daerah yang belum berhasil meraih penghargaan apapun, untuk tidak berkecil hati. Ia menekankan agar kepala daerah termotivasi melakukan kinerja terbaik untuk daerah masing-masing.
Sementara itu, Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan berpandangan arahan Mendagri Tito Karnavian agar pemda dan kepala daerah termotivasi bekerja optimal, bahkan kalau bisa hingga meraih penghargaan, merupakan dorongan agar pemda dan kepala darah bekerja lebih keras untuk masyarakatnya.
Selain memberi berkah elektabilitas, dampak positif kinerja pemda dan kepala daerah yang optimal, akan dinikmati langung oleh masyarakat di daerah.
Baca juga: Mendagri Dorong Pemda Perbanyak Rusun sebagai Solusi Permukiman Padat
"Dengan pemerintah daerah meningkatkan kinerja, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah, tentang pembangunan, kemajuan dan kesejahteraan," kata Iwan.
Iwan menilai arahan Tito bukan pepesan kosong, sebab pola politik di daerah memperlihatkan jika kepala daerah yang berprestasi akan diinginkan lagi oleh masyarakatnya untuk periode kedua. Namun, pemda dan kepala daerah juga harus lebih fokus pada aspirasi dan kehendak masyarakat dalam melakukan pembangunan di daerah, serta tidak semata mengejar penghargaan dari sebuah institusi.
"Karena seorang kepala daerah yang berprestasi luar biasa adalah yang mendapatkan hati dan penghargaan tinggi dari rakyatnya karena kerja keras dan prestasinya membangun dan memajukan daerahnya," ujar Iwan.
Ujung-ujungnya, bisa menjadi modal penting memenangkan kembali pemilihan kepala daerah (Pilkada). Hal itu diungkapkan Tito di Jakarta, pada Sabtu (15/11/2025). Tito mengatakan ajang penghargaan kepala daerah dapat memacu iklim kompetisi antarkepala daerah, sehingga termotivasi mengerahkan segala kemampuan untuk melaksanakan program terbaik daerahnya.
Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Dianugerahi Gelar Petua Panglima Hukom Nanggroe, Ini Alasannya
"Kalau kita diberi penghargaan oleh media, bapak dan ibu (kepala daerah) tidak perlu untuk bersosial media, karena sudah pasti akan naik elektabilitas dan popularitasnya. Coba nanti tahun 2028 pasti langsung melejit dan terpilih lagi," kata Tito.
Tito mengingatkan kepada kepala daerah yang belum berhasil meraih penghargaan apapun, untuk tidak berkecil hati. Ia menekankan agar kepala daerah termotivasi melakukan kinerja terbaik untuk daerah masing-masing.
Sementara itu, Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan berpandangan arahan Mendagri Tito Karnavian agar pemda dan kepala daerah termotivasi bekerja optimal, bahkan kalau bisa hingga meraih penghargaan, merupakan dorongan agar pemda dan kepala darah bekerja lebih keras untuk masyarakatnya.
Selain memberi berkah elektabilitas, dampak positif kinerja pemda dan kepala daerah yang optimal, akan dinikmati langung oleh masyarakat di daerah.
Baca juga: Mendagri Dorong Pemda Perbanyak Rusun sebagai Solusi Permukiman Padat
"Dengan pemerintah daerah meningkatkan kinerja, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah, tentang pembangunan, kemajuan dan kesejahteraan," kata Iwan.
Iwan menilai arahan Tito bukan pepesan kosong, sebab pola politik di daerah memperlihatkan jika kepala daerah yang berprestasi akan diinginkan lagi oleh masyarakatnya untuk periode kedua. Namun, pemda dan kepala daerah juga harus lebih fokus pada aspirasi dan kehendak masyarakat dalam melakukan pembangunan di daerah, serta tidak semata mengejar penghargaan dari sebuah institusi.
"Karena seorang kepala daerah yang berprestasi luar biasa adalah yang mendapatkan hati dan penghargaan tinggi dari rakyatnya karena kerja keras dan prestasinya membangun dan memajukan daerahnya," ujar Iwan.
(shf)
Lihat Juga :