Reza Indragiri Ungkap 90% Pelaku Bullying Pernah Jadi Korban Perundungan
Sabtu, 15 November 2025 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Reza Indragiri: Pencegahan Tidak Cukup Mujarab Menghentikan Mata Rantai Perundungan
Pelaku kemudian mencari tahu terkait bagaimana cara orang meninggal dunia dan konten kekerasan lainnya. Bahkan, pelaku juga bergabung ke dalam grup kekerasan.
"Di situ menginspirasi bersangkutan, katena yang bersangkutan mengikuti komunitas di media sosial di mana di situ mereka mengagumi kekerasan. Motivasi yang lain ketika beberapa pelaku melakukan tindakan kekerasan lalu mengupload ke media tersebut, komunitas itu akan mengapresiasi sesuatu hal yang heroik. Di situ hal yang memprihatinkan," ujar dia.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini bahwa pelaku peledakan SMAN 72 Jakarta terpengaruh tontonan di media sosial, bukan korban bullying. Pramono mengatakan, siswa-siswa SMAN 72 menyampaikan bahwa tidak ada bullying.
Mereka menyampaikan itu saat acara pengukuhan pelajar sebagai Pelajar Duta Ketenteraman dan Ketertiban Umum atau Prabu Jakarta. “Memang spekulasinya berbagai hal, tadi kan teman-teman dari SMAN 72 sendiri mereka membantah tidak benar dengan adanya bullying,” kata Pramono kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).
Pelaku kemudian mencari tahu terkait bagaimana cara orang meninggal dunia dan konten kekerasan lainnya. Bahkan, pelaku juga bergabung ke dalam grup kekerasan.
"Di situ menginspirasi bersangkutan, katena yang bersangkutan mengikuti komunitas di media sosial di mana di situ mereka mengagumi kekerasan. Motivasi yang lain ketika beberapa pelaku melakukan tindakan kekerasan lalu mengupload ke media tersebut, komunitas itu akan mengapresiasi sesuatu hal yang heroik. Di situ hal yang memprihatinkan," ujar dia.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini bahwa pelaku peledakan SMAN 72 Jakarta terpengaruh tontonan di media sosial, bukan korban bullying. Pramono mengatakan, siswa-siswa SMAN 72 menyampaikan bahwa tidak ada bullying.
Mereka menyampaikan itu saat acara pengukuhan pelajar sebagai Pelajar Duta Ketenteraman dan Ketertiban Umum atau Prabu Jakarta. “Memang spekulasinya berbagai hal, tadi kan teman-teman dari SMAN 72 sendiri mereka membantah tidak benar dengan adanya bullying,” kata Pramono kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).
(rca)
Lihat Juga :