Reza Indragiri: Kita Gagap Sekaligus Terlambat Menangani Perundungan

Jum'at, 14 November 2025 - 16:44 WIB
loading...
A A A
Menurut Reza, korban sudah jatuh tertimpa tangga. "Sampai dia tiba di titik kesimpulan, "Saya menderita sendirian. Alhasil, tidak ada pihak lain yang saya andalkan untuk bisa mengeluarkan saya dari kesengsaraan ini, kecuali diri saya sendiri"," jelas Reza.

Reza mengatakan, gumpalan sakit itu sudah semakin hebat. Gumpalan amarah sudah sedemikian dahsyat, sehingga kekerasan yang dilakukan sebagai cara untuk retaliasi, kita bayangkan, skalanya sebanding dengan sakit hati, sebanding dengan amarah, sebanding dengan kesakitan yang sudah dialami.

"Barangkali hanya satu episode eksplosif, tapi walaupun hanya satu episode eksplosif, itu mengubah status dia seketika, dari korban bertahun-tahun, sekarang justru duduk di kursi pesakitan. Tidak ada yang memberikan hati, tidak ada yang menyodorkan empati. Semua orang terobsesi berpikir bagaimana mengirim anak ini ke bui. Fair tidak? Sesungguhnya tidak fair," tegas Reza.

Bahkan, kata Reza, ketika masuk pengadilan, hakim pun boleh jadi melakukan viktimisasi. "Titik hilirnya apa? Kekerasan. Kalau tidak kekerasan ke diri sendiri, kekerasan kepada siapa? Kekerasan kepada pihak lain. Kepada pihak lain itu bisa kepada sesama manusia atau kepada objek tertentu, merusak bangunan, dan seterusnya, dan seterusnya."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Kekerasan, Kurniasih...
Cegah Kekerasan, Kurniasih Dorong Aktivasi Satgas PPKS di Kampus
Fenomena Rumah Jokowi...
Fenomena Rumah Jokowi Jadi Tembok Ratapan Solo Dinilai Bermakna Satire Politik
Siti Zuhro Sebut Prabowo...
Siti Zuhro Sebut Prabowo Pemimpin yang Rasional
Alasan Dj Donny dan...
Alasan Dj Donny dan Salim Dower Bela Laras Faizati
Bivitri Susanti: Perpol...
Bivitri Susanti: Perpol 10/2025 Pembangkangan Putusan Mahkamah Konstitusi
Reza Indragiri Sebut...
Reza Indragiri Sebut Polemik Ijazah Jokowi Pelik dan Asyik Dibikin Panjang
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Rekomendasi
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Alasan RI Gabung BRICS,...
Alasan RI Gabung BRICS, Prabowo: Kita Mau Berada di Mana-mana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved