Reza Indragiri: Kita Gagap Sekaligus Terlambat Menangani Perundungan

Jum'at, 14 November 2025 - 16:44 WIB
loading...
Reza Indragiri: Kita...
Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel bicara soal isu perundungan. Menurut Reza, kita gagap menangani kasus bullying atau perundungan yang terjadi.

Menurut Reza, dari sisi pidana, kita ingin sesegera mungkin menetapkan siapa pelaku dan siapa korban. Pelaku langsung kita seret ke ruang pertanggungjawaban pidana. Korban kita berikan restitusi atau ganti rugi.

"Tapi khusus dalam kasus perundungan, paling tidak dari pengalaman-pengalaman saya, terbatas memang, dari pengalaman itu saya katakan, situasi perundungan adalah situasi ketika otoritas penegakan hukum, bahkan kita semua, sangat mungkin mengalami kebingungan luar biasa untuk memosisikan siapa gerangan korban dan siapa gerangan pelaku," papar Reza dalam podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Jumat (14/11/2025).

Menurut Reza, kebingungan ini merupakan akibat karena sekian lama kita gagap sekaligus terlambat dalam menangani situasi perundungan. "Saking terlambatnya, itu tadi, ada terjadi kekacauan, 'kerancuan', siapa korban dan siapa pelaku," katanya.

Baca Juga: Setiap Orang Hari Ini Rentan Jadi Teroris, Reza Indragiri: Cuci Otak Sendiri melalui Media Sosial

Konsultan Yayasan Lentera Anak itu mencontohkan, di suatu daerah, ada seorang siswa yang bertahun-tahun mengalami perundungan. Posisi dia sebagai korban. Dia mengalami viktimisasi pertama oleh teman-temannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Cegah Kekerasan, Kurniasih...
Cegah Kekerasan, Kurniasih Dorong Aktivasi Satgas PPKS di Kampus
Fenomena Rumah Jokowi...
Fenomena Rumah Jokowi Jadi Tembok Ratapan Solo Dinilai Bermakna Satire Politik
Siti Zuhro Sebut Prabowo...
Siti Zuhro Sebut Prabowo Pemimpin yang Rasional
Alasan Dj Donny dan...
Alasan Dj Donny dan Salim Dower Bela Laras Faizati
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Rekomendasi
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Berita Terkini
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Infografis
Putin kepada Tentara...
Putin kepada Tentara Chechnya: Kita Tak Terkalahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved