Kisah Benny Moerdani Jalin Hubungan Terlarang dengan Israel demi Lindungi Nyawa Soeharto

Jum'at, 14 November 2025 - 06:13 WIB
loading...
A A A
Untuk menjamin keberhasilan operasi ini, Benny mengancam tidak akan mengakui kewarganegaraan anggota pasukan yang ditugasi membawa pesawat itu jika gagal.

”Misi ini adalah misi rahasia. Yang ragu-ragu silakan kembali sekarang juga. Kalau misi ini gagal, negara tidak akan mengakui kewarganegaraan kalian. Namun kami tetap akan mengusahakan kalian semua bisa kembali dengan jalan lain. Misi ini hanya akan dianggap berhasil apabila sang merpati telah hinggap,” kata mantan Djoko Poerwoko, salah satu anggota tim dalam buku biografinya berjudul “Menari di Angkasa”.

Seluruh identitas prajurit yang dikirim ke Israel di buang di laut Singapura. Bahkan, untuk menjaga kerahasiaan penyebutan Israel diganti menjadi Arizona, negara bagian Amerika Serikat. Begitu juga korespondensi juga diarahkan ke Kantor Atase Pertahanan KBRI Washington. ”Kami awalnya terbang ke Frankfurt menggunakan Lufthansa. Setelah beberapa kali ganti pesawat akhirnya tiba di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv. Di sana para pilot langsung digiring petugas tanpa sempat menyerahkan surat jalan laksana paspor. Betapa hebatnya agen rahasia Mossad yang dapat cepat mengenali penumpang gelap tanpa paspor,” ucapnya.

Latihan terbang para pilot dalam Operasi Alpha berakhir pada 20 Mei 1980. Para penerbang gembira tapi tak lama, karena brevet dan ijazah pendidikan selama enam bulan dibakar oleh perwira intelijen penghubung di depan mata mereka. Tidak hanya itu, seluruh barang milik para penerbang juga dibakar termasuk peta navigasi dan peta perjalanan. ”Mereka berpesan tidak ada bukti kalau kalian pernah ke sini,” kata Djoko.

Dalam buku “Benny Moerdani yang Belum Terungkap” disebutkan selesai mengikuti pendidikan, para penerbang pulang ke Indonesia melalui Washington, selama dua pekan mereka diajak keliling Amerika, tidur di sepuluh hotel dan mencoba berbagai moda transportasi. Mereka juga diwajibkan mengirim kartu pos ke Indonesia.

Selanjutnya, para penerbang ke Arizona, masuk pangkalan US Marine Corps, Yuma Air Station. Selama tiga hari, para penerbang menjalani pelatihan. Pada hari terakhir, mereka diwajibkan foto seolah-olah baru diwisuda dan menerima ijaza versi Marine Corps. Salah satu pose wajibnya adalah berdiri di depan pesawat tempur A-4E Skyhawk milik Amerika Serikat. ”Ini sebagai kamuflase intelijen,” kata Djoko.

Indonesia akhirnya berhasil membeli pesawat tempur milik Israel tersebut. Setelah kembali ke Indonesia, para penerbang memamerkan Skyhawk ke publik pada peringatan HUT ABRI pada 5 Oktober 1980.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Rekomendasi
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Antusiasme Tinggi! 6.500...
Antusiasme Tinggi! 6.500 Siswa Ramaikan Audisi Liga Bintang Juara, Babak Utama Segera Dimulai!
Berita Terkini
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
20 Perwira Perkuat Polda...
20 Perwira Perkuat Polda Metro usai Dimutasi Kapolri, Ini Namanya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved