Wapres: Literasi Masyarakat Indonesia tentang Wakaf Masih Rendah

Senin, 14 September 2020 - 20:45 WIB
loading...
Wapres: Literasi Masyarakat...
Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan literasi masyarakat Indonesia tentang wakaf masih rendah dibandingkan dengan literasi masyarakat tentang zakat. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan literasi masyarakat Indonesia tentang wakaf masih rendah dibandingkan dengan literasi masyarakat tentang zakat.

"Literasi masyarakat terutama terhadap wakaf masih sangat rendah. Terutama dalam survei yang dilakukan oleh Kementerian Agama memiliki tingkat literasi tentang wakaf masih dalam kategori dengan indeks 50.48 dibanding indeks literasi tentang zakat yang sudah masuk dalam kategori sedang 66.78," kata Ma’ruf dalam sambutannya secara virtual pada Rapat Koordinasi Nasional Badan Wakaf Indonesia 2020 serta Launching Gerakan Wakaf Indonesia, Senin (14/9/2020).

Wapres mengatakan wakaf memiliki potensi yang besar, terutama sebagai pilar untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan wakaf di Indonesia saat ini masih terbatas pada penyediaan fasilitas pemakaman, masjid ataupun musala. "Selain itu, sekali pun memiliki potensi besar sebagai instrumen ekonomi syariah, pengelolaan wakaf saat ini peruntukannya masih terfokus seperti penyediaan fasilitas pemakaman, masjid ataupun musala," katanya. (Baca juga: Wapres Sampaikan Lima Rencana Aksi Menuju Kebangkitan Wakaf Produktif )

Ma'ruf menjelaskan bahwa dalam rangka menggalang dana wakaf seluas-luasnya diperlukan diversifikasi harta wakaf. Sehingga wakaf bisa dengan uang, termasuk surat-surat berharga.

"Pada waktu saya masih menjadi ketua MUI pada tahun 2020, MUI menetapkan tentang wakaf uang. Wakaf uang atau cash wakaf, termasuk surat-surat berharga yang dilakukan oleh perorangan, kelompok orang, lembaga atau badan hukum, hukumnya jelas atau boleh. Nilai wakaf uang harus dijamin kelestariannya, tidak boleh dijual, dihibahkan dan atau diwariskan," kata Ma’ruf.

Ma'ruf mengatakan jenis wakaf uang ini masih belum dikenal di Indonesia karena selama ini wakaf hanya dipahami sebagai wakaf tanah. "Padahal wakaf sebenarnya berupa benda tak bergerak seperti tanah, tetapi juga berupa uang dan surat berharga," katanya. (Baca juga: Ma'ruf Amin: Wakaf Menjadi Pilar Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat )

Berbeda dengan wakaf tanah, Ma'ruf mengatakan potensi wakaf uang dapat diperoleh dari donasi masyarakat secara luas. "Jika wakaf hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mampu, dengan wakaf uang hampir setiap orang bisa menjadi wakif, orang yang berwakaf dan memperoleh sertifikat wakaf uang. Dan dari wakafkan itu tidak akan berkurang jumlahnya," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Lindungi Aset Wakaf,...
Lindungi Aset Wakaf, Kemenag: 287.162 Bidang Tanah Umat Sudah Tersertifikasi
PP ISNU Dorong Optimalisasi...
PP ISNU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Zakat untuk Beasiswa-Modal Usaha
Pemprov Sumbar Bersama...
Pemprov Sumbar Bersama Darunnajah Kerja Sama Pengelolaan Wakaf
Pajak dan Zakat dalam...
Pajak dan Zakat dalam Perspektif Keadilan
Rakernas BWI Dukung...
Rakernas BWI Dukung Visi Indonesia Emas lewat Akselerasi Wakaf Tunai dan Produktif
Masjid Nusantara dan...
Masjid Nusantara dan Cinta Quran Foundation Dorong Gerakan Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna
Behaestex Kolaborasi...
Behaestex Kolaborasi DMI Jatim dan Surabaya Luncurkan Program Wakaf Sarung
Mendorong Reksa Dana...
Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang
Rekomendasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved