Bersumpah Tak Pernah Edit Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Kalau Ada Orang Katakan, Bohong!
Selasa, 11 November 2025 - 15:41 WIB
loading...
Pakar telematika Roy Suryo bersumpah tak pernah mengedit dan menyebarluaskan ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) agar terkesan palsu saat orasi di Gedung Juang, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025). Foto: Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo bersumpah tak pernah mengedit dan menyebarluaskan ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) agar terkesan palsu. Roy menegaskan narasi bohong bila ada orang yang katakan pihaknya mengedit ijazah Jokowi .
"Saya, Dokter Rismon, Dokter Tifa, dan lima yang lain bahkan tambah empat lain tidak pernah, demi Tuhan, demi Allah SWT, tidak pernah yang namanya mengedit ijazah. Catat itu!" ujar Roy dalam orasi Dukungan Bela Aktivis dan Akademisi dari Bentuk Kriminalisasi di Gedung Juang, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).
"Kalau ada orang yang mengatakan kami mengedit ijazah dan mengedarkan ijazah palsu, orang itu yang berbohong," katanya.
Baca juga: Yakin Ijazah Jokowi Palsu, Mantan Danjen Kopassus Bela Roy Suryo Cs
Pihaknya hanya meneliti ijazah Jokowi. Ijazah itu didapat dari postingan salah satu kader PSI Dian Sandi Utama pada April 2025.
"Namanya Dian Sandi Utama pada tanggal 1 April. Kalau mau dikejar dengan Pasal 32 dan 35, dialah harusnya," ucapnya.
"Jadi dia sudah membuat ijazah yang tadinya tampak benar menjadi tidak benar, dialah Dian Sandi. Kami tidak pernah mengubah apa pun bentuk ijazah ini," ucapnya.
Pihaknya meneliti ijazah Jokowi secara ilmiah melalui metode Error Level Analysis (ELA) dengan luminance gradients. Dia menentang pihak yang menganggap dirinya mengedit ijazah Jokowi.
"Kenapa? Karena pasal yang digunakan untuk mengedit itu adalah Pasal 32 dan 35. Itulah yang mau dibebankan kepada kita-kita untuk ditahan. Karena ancaman hukumannya di atas 5 tahun. Jadi itu yang akan kita dobrak pertama kali. Tidak pernah ada edit-mengedit," ujar Roy.
"Demi Tuhan, demi Allah sekali lagi, tidak ada yang namanya edit, dan bahkan ijazah yang kami teliti sudah dikonfirmasi KPU di lima tempat, sama dengan ini. Di mana yang diedit? Tidak ada. Dan sekali lagi, 99,9% ijazah ini palsu. Sudah clear banget," katanya.
"Saya, Dokter Rismon, Dokter Tifa, dan lima yang lain bahkan tambah empat lain tidak pernah, demi Tuhan, demi Allah SWT, tidak pernah yang namanya mengedit ijazah. Catat itu!" ujar Roy dalam orasi Dukungan Bela Aktivis dan Akademisi dari Bentuk Kriminalisasi di Gedung Juang, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).
"Kalau ada orang yang mengatakan kami mengedit ijazah dan mengedarkan ijazah palsu, orang itu yang berbohong," katanya.
Baca juga: Yakin Ijazah Jokowi Palsu, Mantan Danjen Kopassus Bela Roy Suryo Cs
Pihaknya hanya meneliti ijazah Jokowi. Ijazah itu didapat dari postingan salah satu kader PSI Dian Sandi Utama pada April 2025.
"Namanya Dian Sandi Utama pada tanggal 1 April. Kalau mau dikejar dengan Pasal 32 dan 35, dialah harusnya," ucapnya.
"Jadi dia sudah membuat ijazah yang tadinya tampak benar menjadi tidak benar, dialah Dian Sandi. Kami tidak pernah mengubah apa pun bentuk ijazah ini," ucapnya.
Pihaknya meneliti ijazah Jokowi secara ilmiah melalui metode Error Level Analysis (ELA) dengan luminance gradients. Dia menentang pihak yang menganggap dirinya mengedit ijazah Jokowi.
"Kenapa? Karena pasal yang digunakan untuk mengedit itu adalah Pasal 32 dan 35. Itulah yang mau dibebankan kepada kita-kita untuk ditahan. Karena ancaman hukumannya di atas 5 tahun. Jadi itu yang akan kita dobrak pertama kali. Tidak pernah ada edit-mengedit," ujar Roy.
"Demi Tuhan, demi Allah sekali lagi, tidak ada yang namanya edit, dan bahkan ijazah yang kami teliti sudah dikonfirmasi KPU di lima tempat, sama dengan ini. Di mana yang diedit? Tidak ada. Dan sekali lagi, 99,9% ijazah ini palsu. Sudah clear banget," katanya.
(jon)
Lihat Juga :