Buka Paviliun di COP30 Brazil, Hanif Faisol: Indonesia Siap Jadi Jembatan Hijau Dunia
Selasa, 11 November 2025 - 12:27 WIB
loading...
A
A
A
Selama sekitar dua minggu, Paviliun Indonesia akan menjadi pusat kegiatan yang sangat sibuk. Akan ada lebih dari 50 sesi diskusi dan forum strategis yang menampilkan berbagai keberhasilan Indonesia, seperti menjaga dan merawat hutan yang menjadi paru-paru dunia. Membangun energi bersih dengan berupaya beralih dari energi fosil ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Bagaimana mengelola dan mengubah sampah melalui inovasi menjadi sesuatu yang lebih berguna serta mewujudkan industri ramah lingkungan dengan mendorong pabrik-pabrik untuk mengurangi polusi. Salah satu acara paling menarik di Paviliun Indonesia adalah forum Seller Meet Buyer atau pertemuan antara penjual dan pembeli kredit karbon.
Baca juga: Indonesia Pimpin Aksi Iklim Global di COP30, Menteri Hanif: Kami Memimpin dengan Tindakan Nyata
Perusahaan atau negara yang berhasil mengurangi polusi misalnya dengan menanam pohon atau menggunakan energi bersih akan mendapatkan sertifikat atau kredit karbon. Kredit ini bisa dijual kepada perusahaan lain yang masih menghasilkan polusi. Uangnya kemudian bisa digunakan untuk mendanai lebih banyak lagi proyek ramah lingkungan. Indonesia memiliki potensi besar di sini. Diperkirakan, pasar karbon ini bisa menghasilkan nilai ekonomi hingga USD7,7 miliar per tahun.
“Pasar karbon bukan sekadar transaksi ekonomi. Ini adalah cara kita menegakkan integritas dan membangun kepercayaan dunia,” ucpanya.
Lihat Juga :