Majukan UMKM Desa, MNC Peduli Bantu Pemasaran dan Sosialisasi Produk Pelaku Usaha

Sabtu, 08 November 2025 - 20:49 WIB
loading...
Majukan UMKM Desa, MNC...
Ketua Umum MNC Peduli Angela Tanoesoedibjo menghadiri Golden Pitch 2025 pada Program Desa Emas 2025 di Agrinex Expo, JIExpo, Kemayoran. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - MNC Peduli kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui ajang Golden Pitch 2025 pada Program Desa Emas 2025 yang dihelat Yayasan Setara Indonesia dan Yayasan INOTEK di Agrinex Expo, JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Kegiatan ini merupakan hasil perjalanan delapan bulan pendampingan intensif di empat wilayah binaan, yakni Magelang, Karawang, Indramayu, serta Bogor dan Sukabumi.

Ketua Umum MNC Peduli Angela Tanoesoedibjo mengatakan, pihaknya telah menjalankan pemberdayaan pelaku UMKM desa dan akan terus mendukung mereka agar bisa naik kelas.

Baca juga: Pamer Desa Emas 2025 di Agrinex Expo, Sandiaga Uno: Dorong Kedaulatan Pangan dan Lapangan Kerja

"Ya, kita sudah lakukan itu kemarin di daerah Sukabumi dan ke depannya kita akan garap bersama terus. Dan tentunya kami dari MNC, dari MNC Peduli maupun dari MNC Group sebagai media, kita bisa terus membantu dari segi pemasarannya dan sosialisasi," kata Angela, Sabtu .


Angela menegaskan, kunci keberhasilan pelaku UMKM desa dalam mengembangkan usaha adalah dengan memahami potensi unggulan daerah masing-masing. Menurut Angela, keunggulan potensi lokal memiliki nilai tambah yang besar jika dikelola dengan baik.

Angela mencontohkan salah satu peserta Golden Pitch 2025 asal Indramayu yang mampu memanfaatkan hasil panen mangga menjadi produk olahan bernilai jual tinggi. "Tadi dijelaskan kalau bisa 20 kilo itu Rp13.000, tapi begitu ada nilai tambah, itu satu pack bisa Rp15.000, yang pasti hanya membutuhkan lebih sedikit raw mangganya," ujarnya.

Baca juga: Inotek Tekankan Pentingnya Laporan Keuangan UMKM

Angela menambahkan, pelaku usaha perlu mengidentifikasi potensi daerah serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya. “Kita harus identifikasi potensi daerah dan bagaimana mengembangkan SDM daerah tersebut supaya bisa melakukan riset dan pengembangan yang menambah nilai produk,” ucapnya.

Selain itu, Angela menilai pelaku UMKM juga harus mampu memperluas akses pasar. Ia mengapresiasi kegiatan yang digelar Yayasan Setara Indonesia dan INOTEK karena memberi kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk menjalin kerja sama bisnis yang lebih luas.

“Tadi kita lihat ada MoU dengan beberapa pihak sehingga bisa langsung akses ekspor dan juga langsung ada akses pasarnya. Jadi saya rasa ini hal yang konkret sekali dan butuh kerja sama berbagai pihak agar pengembangan pangan di Indonesia terus berjalan,” tutur Angela.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Setara Indonesia dan Yayasan INOTEK Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Program Desa Emas 2025 ditujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Melalui program ini, pihaknya mengarahkan pelaku UMKM untuk menciptakan peluang usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru di daerah.

"Kita sudah turun di Sukabumi, di Bogor, di sekitar Lido, tapi juga ada wilayah di Indramayu, Magelang, Karawang, dan beberapa daerah lainnya. Kita akan terus keliling karena Pak Prabowo menginginkan kedaulatan pangan," ujar Sandi.

Sandi berharap, program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, kata dia, program ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan Asta Cita. "Pemerintah sudah menetapkan enam dari delapan Asta Cita berada di sektor pangan. Ini bisa kita kembangkan bersama," tuturnya.

Di tempat yang sama, Owner Riva Cake, Vini Wulan Dhiani (Vini), mengaku sangat terbantu dengan keberadaan MNC Peduli. Ia menyebut peran lembaga tersebut sangat berdampak besar terhadap pengembangan usahanya.

"Keterlibatannya sangat besar ya, karena selama pendidikan dan pelatihan kemarin, kami dilatih dengan berbagai macam materi. Materi yang selama ini kami minim, akhirnya jadi tahu dan bisa diterapkan," tutur Vini.

Selama pendampingan, Vini mengaku banyak mendapat pelatihan, mulai dari manajemen bisnis hingga strategi pemasaran produk di media sosial. Menurutnya, dukungan itu membuatnya semakin optimistis terhadap perkembangan usaha kue yang ia rintis.

"Karena bisa dipromosikan dan dipasarkan, pastinya dibantu oleh MNC. Atas kegiatan dan program ini, usaha saya jadi lebih dikenal. Alhamdulillah ini luar biasa, menambah pemasaran dan membantu ekspansi ke depan," pungkas Vini.

Pada penyelenggaraan Golden Pitch 2025, Ketua Umum MNC Peduli Angela Tanoesoedibjo hadir langsung sebagai juri, berdampingan dengan Pendiri Yayasan Setara Indonesia dan Yayasan INOTEK Sandiaga Salahuddin Uno.

Kehadiran kedua sosok ini menegaskan pentingnya Golden Pitch sebagai ajang strategis bagi UMKM desa untuk menampilkan inovasi, mempresentasikan model bisnis, serta mendapatkan masukan berharga dari para pemimpin nasional yang berpengaruh di bidang ekonomi dan kewirausahaan.

Keikutsertaan langsung Angela Tanoesoedibjo sebagai juri sekaligus representasi MNC Peduli memperkuat posisi lembaga tersebut sebagai mitra strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif di tingkat akar rumput. Perspektif dan masukan yang diberikan bagi para peserta pitching tidak hanya berfokus pada kelayakan usaha, tetapi juga pada pembukaan akses pasar, peluang kolaborasi, serta pemanfaatan jaringan yang lebih luas agar UMKM desa mampu naik kelas dan bersaing di tingkat nasional.

Melalui Golden Pitch 2025, MNC Peduli bersama Yayasan Setara Indonesia dan INOTEK berharap lahirnya lebih banyak UMKM unggul dari Magelang, Karawang, Indramayu, dan Bogor/Sukabumi dapat memberi dampak berkelanjutan bagi perekonomian lokal. Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan ekosistem wirausaha desa yang kuat, modern, dan berdaya saing.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Buka Digital Innovation Awards 2026: Mari Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Salurkan Puluhan Hewan...
Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Angela Tanoesoedibjo Tekankan Keikhlasan dan Semangat Gotong Royong
Sambut Iduladha, MNC...
Sambut Iduladha, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas Tebar Kepedulian Bersama MNC Peduli
MNC Group dan MNC Peduli...
MNC Group dan MNC Peduli Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Anak Yatim Binaan Masjid Istiqlal
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Rekomendasi
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved