Misbakhun Dukung Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional
Jum'at, 07 November 2025 - 15:50 WIB
loading...
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (SOKSI) Mukhamad Misbakhun mendukung usulan agar mantan Presiden Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dukungan agar Presiden ke-2 RI, Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) Mukhamad Misbakhun.
Misbakhun menyebut Soeharto sebagai tokoh besar yang berperan penting dalam perjuangan, stabilitas, dan pembangunan Indonesia.
Baca juga: Nama Soeharto Masuk Daftar Prioritas Jadi Pahlawan Nasional? Ini Kata Menbud Fadli Zon
“Kami menilai Bapak Jenderal Besar HM Soeharto adalah sosok yang ikut dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Misbakhun, Jumat (7/11/2025).
Misbakhun menilai Soeharto sebagai figur pejuang sekaligus negarawan yang mewariskan arah pembangunan nasional yang terencana.
“Presiden Soeharto bukan hanya pemimpin politik, tapi arsitek pembangunan Indonesia modern. Beliau menanamkan pondasi ekonomi dan stabilitas nasional yang kokoh,” tutur Misbakhun.
Misbakhun menilai Soeharto berhasil menstabilkan kondisi negara usai peristiwa G30S/PKI serta memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Baca juga: Bahlil: Presiden Pertimbangkan Usulan Golkar Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
“Selain daripada pembangunan, peran sukses Presiden Soeharto dalam mengamankan situasi nasional pasca pengkhianatan G30S/PKI sangat menentukan keberlangsungan bangsa,” katanya .
Misbakhun juga menyinggung kiprah Soeharto sebagai pemimpin militer yang strategis dan visioner. “Beliau bukan hanya tokoh politik, tapi juga pejuang yang memimpin operasi militer dalam merebut Irian Barat sebagai Panglima Komando Mandala. Itu membuktikan keberanian dan dedikasi beliau terhadap kedaulatan negara,” ungkapnya.
Menurut Misbakhun, kepemimpinan Soeharto selama lebih dari tiga dekade telah membawa Indonesia melewati masa-masa sulit, termasuk ketika dunia dihadapkan pada ketegangan politik dan ekonomi global.
“Di masa-masa sulit itu, Indonesia tetap berdiri tegak karena kepemimpinan beliau yang tegas dan berorientasi pada kestabilan nasional,” ujarnya.
Misbakhun juga menekankan penghargaan terhadap jasa Soeharto seharusnya dilihat dari kontribusinya terhadap bangsa, bukan dari perbedaan politik.
“Pahlawan tidak diukur dari sempurna atau tidaknya seseorang, tetapi dari seberapa besar jasanya bagi bangsa dan negara. Dan saya percaya, Soeharto memenuhi kriteria itu,” kata Misbakhun.
Sebelumnya, dukungan serupa telah datang dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekjen Partai Golkar Muhamad Sarmuji. Bahlil menyebut telah menyampaikan usulan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto agar Soeharto diberikan gelar Pahlawan Nasional. Prabowo, kata Bahlil, menerima aspirasi tersebut dan akan mempertimbangkannya sesuai mekanisme yang berlaku.
Sarmuji juga menyatakan jasa besar Soeharto tidak dapat dipisahkan dari sejarah pembangunan Indonesia. Ia menilai Soeharto telah mengangkat ekonomi nasional dari keterpurukan hingga disegani di Asia.
Misbakhun menyebut Soeharto sebagai tokoh besar yang berperan penting dalam perjuangan, stabilitas, dan pembangunan Indonesia.
Baca juga: Nama Soeharto Masuk Daftar Prioritas Jadi Pahlawan Nasional? Ini Kata Menbud Fadli Zon
“Kami menilai Bapak Jenderal Besar HM Soeharto adalah sosok yang ikut dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Misbakhun, Jumat (7/11/2025).
Misbakhun menilai Soeharto sebagai figur pejuang sekaligus negarawan yang mewariskan arah pembangunan nasional yang terencana.
“Presiden Soeharto bukan hanya pemimpin politik, tapi arsitek pembangunan Indonesia modern. Beliau menanamkan pondasi ekonomi dan stabilitas nasional yang kokoh,” tutur Misbakhun.
Misbakhun menilai Soeharto berhasil menstabilkan kondisi negara usai peristiwa G30S/PKI serta memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Baca juga: Bahlil: Presiden Pertimbangkan Usulan Golkar Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
“Selain daripada pembangunan, peran sukses Presiden Soeharto dalam mengamankan situasi nasional pasca pengkhianatan G30S/PKI sangat menentukan keberlangsungan bangsa,” katanya .
Misbakhun juga menyinggung kiprah Soeharto sebagai pemimpin militer yang strategis dan visioner. “Beliau bukan hanya tokoh politik, tapi juga pejuang yang memimpin operasi militer dalam merebut Irian Barat sebagai Panglima Komando Mandala. Itu membuktikan keberanian dan dedikasi beliau terhadap kedaulatan negara,” ungkapnya.
Menurut Misbakhun, kepemimpinan Soeharto selama lebih dari tiga dekade telah membawa Indonesia melewati masa-masa sulit, termasuk ketika dunia dihadapkan pada ketegangan politik dan ekonomi global.
“Di masa-masa sulit itu, Indonesia tetap berdiri tegak karena kepemimpinan beliau yang tegas dan berorientasi pada kestabilan nasional,” ujarnya.
Misbakhun juga menekankan penghargaan terhadap jasa Soeharto seharusnya dilihat dari kontribusinya terhadap bangsa, bukan dari perbedaan politik.
“Pahlawan tidak diukur dari sempurna atau tidaknya seseorang, tetapi dari seberapa besar jasanya bagi bangsa dan negara. Dan saya percaya, Soeharto memenuhi kriteria itu,” kata Misbakhun.
Sebelumnya, dukungan serupa telah datang dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekjen Partai Golkar Muhamad Sarmuji. Bahlil menyebut telah menyampaikan usulan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto agar Soeharto diberikan gelar Pahlawan Nasional. Prabowo, kata Bahlil, menerima aspirasi tersebut dan akan mempertimbangkannya sesuai mekanisme yang berlaku.
Sarmuji juga menyatakan jasa besar Soeharto tidak dapat dipisahkan dari sejarah pembangunan Indonesia. Ia menilai Soeharto telah mengangkat ekonomi nasional dari keterpurukan hingga disegani di Asia.
(shf)
Lihat Juga :