Sederhana dan Religius, Jenderal Kopassus Ini Larang Istrinya Naik Mobil Dinas

Kamis, 06 November 2025 - 07:51 WIB
loading...
Sederhana dan Religius,...
Letjen TNI (Purn) Raden Mohammad Yogie Suardi Memet atau Yogie S Memet merupakan Jenderal Kopassus yang sangat disegani. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Letjen TNI (Purn) Raden Mohammad Yogie Suardi Memet atau Yogie S Memet merupakan Jenderal Kopassus yang sangat disegani. Maklum, dia pernah menjabat sebagai Danjen Kopassandha ke-8 yang kini bernama Panglima Kopassus pada periode 1975-1978.

Selama memimpin pasukan elite TNI Angkatan Darat (AD) ini, Yogie S Memet dikenal sebagai pemimpin yang sangat sederhana. Pria kelahiran 16 Mei 1929 tidak pernah menggunakan fasilitas kedinasan yang diberikan kepadanya untuk urusan keluarga. Salah satunya penggunaan mobil dinas.

Hal itu diceritakan Presiden Prabowo Subianto dalam buku biografinya berjudul “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto” dikutip SindoNews, Kamis (6/11/2025)

Yogie S Memet tidak pernah mengizinkan mobil dinas digunakan untuk kepentingan istrinya. Sikap dan tindakan inilah yang kemudian menjadi teladan bagi anak buahnya.

Baca juga: Senjata Ini Jadi Penjaga Nyawa Jenderal Kopassus di Medan Operasi Aceh hingga Timtim

”Yang menarik juga kalau naik mobil dinas, beliau tidak memperkenankan istrinya untuk duduk di depan. Pada waktu itu mobil dinas Komandan Kopassandha adalah Toyota Land Cruiser kanvas. Istrinya tetap tidak diperbolehkan duduk di depan meskipun kursi depan kosong karena Pak Yogie tidak ikut. Menurut beliau, mobil dinas Komandan Kopassus bukan untuk mobil istri komandan,” kata Prabowo.

Tidak hanya itu, selama menjadi orang nomor satu di Kopassus, Yogie S Memet berhasil menghilangkan kebiasaan kurang baik di kalangan prajurit Kopassus. Di mana saat itu terdapat budaya bahwa pasukan yang jago berperang juga harus jago minum dan berbagai deretan kenakalan-kenakalan lainnya.

”Beliau memang religius, rajin ke masjid. Beliau jugalah yang mulai menghentikan kehidupan nakal di kalangan pasukan tempur Korps Baret Merah,” kenang Prabowo.

Baca juga: Wakil Panglima TNI Terima Brevet Komando Kopassus usai Ikuti Operasi Pasukan Khusus

Prabowo mengaku mengenal Yogie S Memet pertama kali saat baru lulus dari latihan komando di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdikpassus), Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Saat itu, Prabowo yang masih berpangkat Letnan Dua (Letda) melakukan Korps Lapor kepada Komandan Kopassandha Brigjen TNI Yogie S Memet.

“Saat pertemuan pertama, saya terkesan dengan ajakan beliau ataupun peringatan beliau kepada saya untuk selalu menghormati kedua orang tua,” ucap menantu Presiden Soeharto tersebut.

Memiliki perawakan tinggi dengan kumis yang selalu dicukur, kata Prabowo, sosok Yogie S Memet seperti generasi angkatan ’45 pada umumnya selalu patriotik. Dengan sorot mata yang tajam dan tegas dalam berbicara, Yogie S Memet yang pernah menjabat sebagai Wadan Kopassandha ini juga menguasai berbagai bahasa asing.

Sederhana dan Religius, Jenderal Kopassus Ini Larang Istrinya Naik Mobil Dinas


Bukan cuma religius, mantan Danyon 330 Kujang I Siliwangi yang berhasil menangkap Kahar Muzakar dalam operasi penumpasan DI/TII di Sulawesi Selatan di bawah kendali Pangdam Hasanuddin Kolonel Infanteri Andi Muhammad Yusuf juga dikenal sebagai sosok yang sangat sederhana.

Saat memimpin Korps Baret Merah, anak ke 4 dari 11 bersaudara ini pernah menduduki tiga jabatan sekaligus. Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI Jenderal TNI M Jusuf memercayai Yogie untuk menjabat Pangdam Siliwangi.

Pangkatnya pun naik menjadi jenderal bintang dua. Uniknya, Jusuf tetap memerintahkan jabatan Danjen Kopassandha tak dilepas. Dengan demikian, Yogie pun rangkap jabatan. “Nanti pada waktunya aku beritahu (kapan berhenti dari Danjen Kopassandha),” kata Jusuf kepada Yogie, sebagaimana ditulis Atmadji Sumarkidjo dalam buku Jenderal M Jusuf: Panglima Para Prajurit.

Bukan cuma itu, pada 1982 Yogie diangkat lagi sebagai Panglima Komando Wilayah Pertahanan (Pangkowilhan) II yang membawahi teritorial Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Pangkatnya naik satu tingkat lebih tinggi menjadi Letnan Jenderal. Seperti sebelumnya, Jenderal Jusuf tetap mempertahankan Yogie sebagai Danjen Kopassandha sekaligus Pangdam Siliwangi. Dengan kata lain, Yogie tertulis dalam sejarah sebagai perwira tinggi yang memegang tiga jabatan strategis TNI sekaligus.

Selama meniti kariernya di dunia militer, Yogie S Memet banyak menerima penghargaan di antaranya, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satya Lencana Gerakan Operasi Militer I sampai VI, Satya Lencana PBB Garuda VI. Tak hanya di dunia militer, karier Yogis S Memet juga terus melejit.

Dia pernah menduduki sejumlah jabatan sipil di antaranya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Kabinet Pembangunan VI, kemudian menjadi Gubernur Jawa Barat dan Dewan Pertimbangan Agung (DPA). Bahkan namanya diabadikan sebagai nama jalan Transyogi. Yogie S Memet mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Advent Bandung pada pukul 14.15 WIB akibat penyakit ginjal yang dideritanya pada Kamis, 7 Juni 2007.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Tangis Istri Kacab Bank...
Tangis Istri Kacab Bank Pecah di Ruang Sidang Ungkap Doa Anak Minta Ayahnya Pulang Sebentar
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Rekomendasi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Berita Terkini
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved