MNC Group Kembangkan Strategi Multiformat, Raup 1,6 Miliar Tontonan YouTube

Rabu, 05 November 2025 - 22:34 WIB
loading...
MNC Group Kembangkan...
Co-CEO MNC Group sekaligus CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo saat menjadi narasumber dalam acara Youtube Festival 2025 di Jakarta, Rabu (5/11/2025). Foto/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Perubahan perilaku penonton mendorong MNC Group beradaptasi cepat menghadapi era digital. Konsumsi tontonan kini melintasi berbagai layar, dari televisi hingga ponsel, dengan format panjang maupun pendek. Kondisi ini membuat media konvensional perlu menyesuaikan strategi agar tetap relevan dan menguntungkan.

Co-CEO MNC Group sekaligus CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo menegaskan bahwa pola konsumsi media saat ini telah berubah signifikan. Menurutnya, penonton modern menginginkan fleksibilitas dan variasi format. “Kita harus beradaptasi dengan perubahan. Kebiasaan konsumen berevolusi dan kita harus berevolusi bersama mereka,” ujar Angela di forum YouTube Works Award Indonesia 2025 di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Angela menjelaskan bahwa MNC Group kini berfokus membuat konten multiplatform, multiformat, dan multi pengalaman. Langkah itu menjadi strategi kunci dalam menghadapi era lintas layar. Dengan pendekatan ini, setiap jenis penonton bisa menikmati konten sesuai kebiasaan dan minatnya.

MNC Group Kembangkan Strategi Multiformat, Raup 1,6 Miliar Tontonan YouTube


Baca juga: iNews Media Campus Connect, Angela Tanoesoedibjo Ajak Generasi Z Bijak Kelola Keuangan


Skala Produksi Raksasa di Dunia Digital


Angela mengungkapkan, YouTube memegang peran penting dalam strategi digital MNC Group. Ia menyebutkan, perusahaan kini mengelola lebih dari 500 kanal di platform tersebut. “Kami sangat bangga, hari ini kami mengelola 500 kanal YouTube, sebagian besar kanal in-house dan kreator di bawah manajemen kami,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut, MNC Group telah meraih tiga diamond button dan 15 gold button. Kanal-kanal tersebut memiliki total 260 juta pelanggan, dengan 700 unggahan setiap hari dan 1,6 miliar penayangan per bulan. Capaian itu menunjukkan besarnya jangkauan dan kekuatan konten lokal di ekosistem digital.

Angela mengatakan, keberhasilan itu datang dari keberagaman format yang dikembangkan. “Dengan semua volume dan keragaman konten di YouTube, kami dapat menjangkau minat yang berbeda, segmen yang berbeda, generasi muda, serta penonton di seluruh Indonesia, termasuk wilayah pedesaan,” tuturnya.

Menurutnya, YouTube memberi ruang besar untuk bereksperimen dalam format konten. Platform ini memungkinkan penayangan video pendek maupun panjang, horizontal maupun vertikal. “Kami percaya setiap konten pantas mendapatkan pendekatan berbeda agar dapat terhubung dengan audiens secara lebih luas,” ucap Angela.

Sebagai contoh, Angela menyoroti perubahan format pada konten drama yang disiarkan MNC Group. Di televisi, drama dikemas dalam durasi panjang, sedangkan di YouTube diunggah dalam versi singkat agar lebih dinamis. Ia juga menyebut MNC kini mulai memproduksi drama mikro berdurasi tiga menit per episode.

“Setiap episode hanya tiga menit, dan umpan baliknya sangat bagus. Bahkan untuk episode lama yang diunggah delapan tahun lalu, masih terus ditonton hingga hari ini. Satu episode saja sudah mencapai 350 juta penayangan,” ungkap Angela.

Ia menegaskan, kekuatan utama terletak pada kualitas konten. “Jika Anda memiliki konten yang bagus, dan MNC pasti memilikinya, konten itu tidak akan pernah kedaluwarsa di YouTube,” kata Angela menutup pernyataannya.

Sementara itu, Country Director Google Indonesia, Veronica Utami, menyebut YouTube sebagai platform video nomor satu di Indonesia. Platform ini menjangkau pengguna dari berbagai wilayah, termasuk daerah pedesaan. “Masyarakat kini dapat menonton tanpa hambatan di berbagai format dan layar, dari Shorts hingga video panjang di TV,” jelasnya.

Veronica menambahkan, total waktu menonton di YouTube tumbuh 20% dari tahun ke tahun. Ia menilai, pertumbuhan ini didorong oleh para kreator yang menjadi pusat budaya digital. “Kreatorlah yang menjadikan YouTube sebagai epicenter of culture, tempat tren lahir dan suara-suara baru ditemukan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Buka Digital Innovation Awards 2026: Mari Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Salurkan Puluhan Hewan...
Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Angela Tanoesoedibjo Tekankan Keikhlasan dan Semangat Gotong Royong
Ketika Fenomena Putusan...
Ketika Fenomena Putusan Janggal Terjadi pada MNC yang Hanya Agen dan Bukan Penerbit Deposito NCD
MNC Soal Putusan CMNP:...
MNC Soal Putusan CMNP: Banding, Bahkan Hingga PK akan Kami Tempuh!
Cek! Ini 6 Poin Penting...
Cek! Ini 6 Poin Penting Pernyataan MNC Group atas Putusan Gugatan CMNP
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
Rekomendasi
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved