Fadli Zon Pastikan Marsinah Masuk Usulan Nama Pahlawan Nasional: Perjuangannya Menginspirasi
Rabu, 05 November 2025 - 21:46 WIB
loading...
Aktivis dari berbagai elemen menggelar panggung rakyat menyambut Komite Obor Marsinah di Jalan Pahlawan, Senin (5/5/2014). Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon memastikan aktivis sekaligus buruh pabrik Marsinah masuk dalam usulan nama pahlawan nasional. Marsinah disebut memenuhi syarat sebagai pahlawan nasional.
"Ya, itu kan termasuk yang diusulkan juga, diusulkan oleh tokoh-tokoh buruh dan banyak juga organisasi buruh yang mendukung itu dan juga diusulkan dari pemerintah, kabupaten, kota, dari provinsi," ujar Fadli usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Fadli Zon mengatakan, kisah Marsinah sebagai buruh menginspirasi buruh lain termasuk masyarakat se-Tanah Air. "Kan perjuangan buruh perjuangan menginspirasi juga ya, yang saya kira soal perjuangan untuk kesejahteraan buruh, hak-hak buruh, dan lain-lain," ujar dia.
Baca juga: Fadli Zon Tepis Soeharto Pelaku Genosida: Enggak Pernah Terbukti
Sebelumnya, Fadli Zon menyampaikan bahwa jumlah yang diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional ada 49 tokoh. “Ada 40 nama calon pahlawan nasional yang dianggap telah memenuhi syarat dan ada sembilan nama yang merupakan bawaan, carry over dari yang sebelumnya. Jadi totalnya ada 49 nama,” kata Fadli Zon.
Fadli Zon menerangkan, pihaknya telah melakukan kajian dan penelitian untuk menyeleksi nama-nama tokoh yang memenuhi syarat dan layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Hasilnya, kata dia, semua yang disampaikan telah memenuhi syarat.
“Jadi tidak ada yang tidak memenuhi syarat, semua yang telah disampaikan ini memenuhi syarat. Perjuangannya semua jelas, latar belakangnya, riwayat hidupnya, dan sudah diuji secara akademik, secara ilmiah gitu ya, riwayat perjuangannya ini telah diteliti dengan seksama melalui beberapa layer, beberapa tahap,” ujar dia.
Dari hasil penelitian tersebut, lanjut dia, terdapat 24 nama tokoh yang masuk dalam daftar prioritas. Meski begitu, ia belum merinci nama-nama tersebut. “Dan sekarang tentu karena kita juga mendekati Hari Pahlawan, kita telah menyampaikan ada 24 nama dari 49 itu yang menurut, Dewan GTK memerlukan, telah diseleksi mungkin bisa menjadi prioritas,” tegas dia.
"Ya, itu kan termasuk yang diusulkan juga, diusulkan oleh tokoh-tokoh buruh dan banyak juga organisasi buruh yang mendukung itu dan juga diusulkan dari pemerintah, kabupaten, kota, dari provinsi," ujar Fadli usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Fadli Zon mengatakan, kisah Marsinah sebagai buruh menginspirasi buruh lain termasuk masyarakat se-Tanah Air. "Kan perjuangan buruh perjuangan menginspirasi juga ya, yang saya kira soal perjuangan untuk kesejahteraan buruh, hak-hak buruh, dan lain-lain," ujar dia.
Baca juga: Fadli Zon Tepis Soeharto Pelaku Genosida: Enggak Pernah Terbukti
Sebelumnya, Fadli Zon menyampaikan bahwa jumlah yang diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional ada 49 tokoh. “Ada 40 nama calon pahlawan nasional yang dianggap telah memenuhi syarat dan ada sembilan nama yang merupakan bawaan, carry over dari yang sebelumnya. Jadi totalnya ada 49 nama,” kata Fadli Zon.
Fadli Zon menerangkan, pihaknya telah melakukan kajian dan penelitian untuk menyeleksi nama-nama tokoh yang memenuhi syarat dan layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Hasilnya, kata dia, semua yang disampaikan telah memenuhi syarat.
“Jadi tidak ada yang tidak memenuhi syarat, semua yang telah disampaikan ini memenuhi syarat. Perjuangannya semua jelas, latar belakangnya, riwayat hidupnya, dan sudah diuji secara akademik, secara ilmiah gitu ya, riwayat perjuangannya ini telah diteliti dengan seksama melalui beberapa layer, beberapa tahap,” ujar dia.
Dari hasil penelitian tersebut, lanjut dia, terdapat 24 nama tokoh yang masuk dalam daftar prioritas. Meski begitu, ia belum merinci nama-nama tersebut. “Dan sekarang tentu karena kita juga mendekati Hari Pahlawan, kita telah menyampaikan ada 24 nama dari 49 itu yang menurut, Dewan GTK memerlukan, telah diseleksi mungkin bisa menjadi prioritas,” tegas dia.
(rca)
Lihat Juga :