Pesan KPK untuk Perindo Cegah Korupsi: Perkuat Fungsi Legislator dan Integritas Kader
Selasa, 04 November 2025 - 17:01 WIB
loading...
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief menyampaikan materi di Rakernas Partai Perindo, Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (4/11/2025). Foto: Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief berpesan pada fungsionaris Partai Perindo untuk memperkuat fungsi legislator daerah dan meningkatkan integritas. Hal itu ditujukan untuk mencegah praktik korupsi.
Pesan ini disampaikan Arief dalam dialog Envisioning Indonesia: Good Governance di acara Rakernas Partai Perindo, Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (4/11/2025).
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo: Rakernas Perindo Momentum Bangkitkan Harapan Rakyat
"Dua hal yang harus dibangun oleh teman-teman para fungsionaris Partai Perindo yang sudah duduk di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, ada yang jadi kepala daerah juga atau fungsionaris partai. Dua hal untuk mencegah korupsi," ujar Arief.
Pertama, perlu penguatan legislator dan politik di daerah. Hal itu ditujukan pula untuk memperkuat tata kelola kenegaraan dan memperbaiki sistem.
"Penguatan tata kelola, fungsi mereka di budgeting, controlling, dan legislasi di daerah itu diperkuat. Tadi kami berikan poin-poin kritis ketika mereka melaksanakan fungsi itu," katanya.
Dia juga berpesan agar kader Partai Perindo memperkuat integritas. Sistem tak akan berjalan bagus bila integritas individunya buruk.
"Yang kedua, selain dari perbaikan tata kelola adalah penguatan integritas individu. Sebaik apa pun sistem tadi kalau diperkuat harus didukung oleh faktor paling penting yaitu integritas individu," ucapnya.
Arief juga menyoroti persoalan politik uang. Demokrasi bisa menguat bila praktik politik uang berkurang. Hal itu bisa terjadi bila ada peran aktif partai politik dan masyarakat
"Kuncinya di mana? Kuncinya dari komitmen baik dari pelaku demokrasi itu yaitu partai politik maupun kita edukasi masyarakat," ujarnya.
"Jadi dua hal itu, atasnya kita minta komitmen, masyarakatnya kita edukasi, jangan pragmatis terhadap politik uang. Itu dua hal yang penting," katanya.
Pesan ini disampaikan Arief dalam dialog Envisioning Indonesia: Good Governance di acara Rakernas Partai Perindo, Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (4/11/2025).
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo: Rakernas Perindo Momentum Bangkitkan Harapan Rakyat
"Dua hal yang harus dibangun oleh teman-teman para fungsionaris Partai Perindo yang sudah duduk di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, ada yang jadi kepala daerah juga atau fungsionaris partai. Dua hal untuk mencegah korupsi," ujar Arief.
Pertama, perlu penguatan legislator dan politik di daerah. Hal itu ditujukan pula untuk memperkuat tata kelola kenegaraan dan memperbaiki sistem.
"Penguatan tata kelola, fungsi mereka di budgeting, controlling, dan legislasi di daerah itu diperkuat. Tadi kami berikan poin-poin kritis ketika mereka melaksanakan fungsi itu," katanya.
Dia juga berpesan agar kader Partai Perindo memperkuat integritas. Sistem tak akan berjalan bagus bila integritas individunya buruk.
"Yang kedua, selain dari perbaikan tata kelola adalah penguatan integritas individu. Sebaik apa pun sistem tadi kalau diperkuat harus didukung oleh faktor paling penting yaitu integritas individu," ucapnya.
Arief juga menyoroti persoalan politik uang. Demokrasi bisa menguat bila praktik politik uang berkurang. Hal itu bisa terjadi bila ada peran aktif partai politik dan masyarakat
"Kuncinya di mana? Kuncinya dari komitmen baik dari pelaku demokrasi itu yaitu partai politik maupun kita edukasi masyarakat," ujarnya.
"Jadi dua hal itu, atasnya kita minta komitmen, masyarakatnya kita edukasi, jangan pragmatis terhadap politik uang. Itu dua hal yang penting," katanya.
(jon)
Lihat Juga :